Kamis, 13 Mei 2021

Celebration of Fashion and Creativity

SMOL.ID – STREETWEAR bukan sebuah kata yang asing bagi anak muda. Gaya berpakaian khas pejalan kaki yang modis dan kasual, lekat dengan kehidupan generasi Millenial. Streetwear seolah menjadi statement kepribadian, atau digunakan sebagai pencitraan seorang individu.

Sebuah acara yang menjadi wadah kreativitas anak muda baru saja digelar, yakni “Celebration of Fashion and Creativity”. Acara yang dipersembahkan Rooms Inc Hotel bekerjasama dengan Indonesian Fashion Chamber (IFC) Semarang tersebut, merupakan rangkaian acara dalam rangka perayaan ulangtahun yang ke-2 Rooms Inc Hotel.

Acara yang didukung Ina Priyono Moslem Wear, AVE hair and beauty salon, Repro, Suara Merdeka dan F+ Studio tersebut, menghadirkan dua orang desainer muda, yang karya-karyanya identik dengan kultur ’streetwear’, serta memiliki gaya yang edgy.

Mereka adalah Agied Derta dan Olivia Soesanto, dua orang desainer anggota IFC Semarang. Mereka menyampaikan tentang ciri khas rancangan, serta ide dan inspirasi dalam merancang sebuah busana.

Di sela-sela acara, diselenggarakan juga trunk show yang merupakan kolaborasi karya Agied dan Olivia, yang dibawakan para model dan influencers Semarang, serta pengumuman sepulchral finalis dan pemenang lomba desain sketsa Streetwear Design Competition.

Bagaimana dengan tren ‘streetwear’ itu sendiri? Menurut Agied, streetwear itu tentang kebebasan berekspresi dalam berpakaian, menjadi diri sendiri, menampilkan versi terbaiknya, bukan semata-mata meniru gaya berpakaian orang lain atau idolanya.

“Biasanya kalau di luar negeri, pas ada event besar seperti fashion week, baik itu Paris, Milan atau New York Fashion Week, para audiens tampil all out (maksimal, red) dengan gaya yang unik, walaupun kadang mereka nggak nonton fashion show langsung, tapi hanya sekadar supaya difoto oleh para fotografer demi eksistensi, dan menunjukkan siapa dirinya,” tutur Agied.

Sebagian audiens yang datang dalam talkshow tersebut bercita-cita menjadi fashion designer. Agied pun menyampaikan bahwa untuk menjadi seorang desainer fesyen harus mengenali kemampuan diri sendiri terlebih dahulu, lalu baru memutuskan, apakah dengan menjadi seorang fashion desainer adalah tujuan hidup. (tia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA