Puffy Sleeve sampai Polkadot dalam Tren 2020

137

SMOL.ID – FESYEN memang terus berputar. Namun selalu ada kejutan pada tiap tahunnya. Singkatnya, apa yang menjadi tren boleh saja berulang, namun bagaimana mengaplikasikan tren tersebut ke dalam sebuah outfit, bisa menjadi hal baru yang akan menjadi trendsetter dan digandrungi para penyuka fesyen.

Apa yang menjadi ikon dan identik dengan busana-busana era tahun 1920an, kembali menjadi tren untuk tahun depan. Roaring Twenties is coming. Devy Ros, desainer asal Semarang, mengungkapkan beberapa item yang akan menjadi tren untuk tahun depan.

“Ada beberapa hal yang akan kembali ‘in’ di tahun 2020. Salah satunya fesyen tahun 1920an, salah satunya puff sleeve. Lengan berbentuk gelembung sudah mulai terlihat di akhir tahun ini, tapi akan lebih tren lagi di tahun depan. Fokusnya pada bagian bahu, hingga lengan bagian bawah,” ujar desainer yang pernah mengikuti fesyen show di Moscow tersebut.

Selain puff sleeve, bentuk atau potongan yang akan menjadi tren adalah high waist and wrap ankle, trench coat, sheer layers, prints dan runching. Celana high waist dengan potongan longgar tak sekadar nyaman dikenakan, tapi juga menjadi tren untuk tahun depan. 

“Kembalinya ploi pada celana, celana dengan potongan menggelembung yang ketat atau berpita pada bagian mata kaki, akan jadi tren,” tutur desainer yang memiliki lini busana ready to wear “Poison Ivy by Devy Ros” tersebut. Ia menambahkan, meskipun negara kita beriklim tropis, kita bisa saja mengenakan trench coat. Namun, bukan dengan kain atau material yang tebal layaknya trench coat untuk negara yang memiliki iklim dingin. 

Kita menerjemahkan trench coat ke dalam kain yang lebih ringan, misalnya organza. Adapun sheer layers, merupakan jenis busana berlapis-lapis tapi menggunakan bahan yang tipis dan sedikit menerawang. “Bahkan beda motif antara layers akan menjadikannya unik dan sangat modern,” ucap Devy. 

Prints atau corak (gambar) pun memiliki kekuatan sebagai signature style. Power prints seperti motif floral yang super besar, polkadot, dan gambar atau corak di atas gambar lainnya pun akan menjadi tren. Dan penggunaan material yang sederhana dengan permainan lipit-lipit (runching) juga akan kembali menjadi tren yang tidak kalah menggoda. 

Adapun bahan katun yang super nyaman pun akan menjadi hit, karena ekstremnya cuaca panas, penggunaan katun akan memuncak. Agar katun tidak terlihat biasa saja, busana yang berbahan katun bisa dikombinasikan dengan bordir atau cut led. Berbicara soal warna, warna-warna yang akan naik daun adalah saffron,kuning oranye agak keemasan, merah cerah, blue royal (biru benhur), chive (hijau pupus) dan hijau army. Bagaimana dengan warna basic? Warna seperti forever black, devine white, dan golden gold, tidak akan ditinggalkan karena tidak lekang oleh waktu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here