Hujan Tiada Henti, Belasan Desa di Purworejo Dikepung Luapan Banjir

223
Banjir menggenangi 12 desa di Purworejo. (Foto: Rinto Heksantoro/detikcom)

SMOL.ID, PURWOREJO – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah sejak kemarin sore mengakibatkan timbulnya genangan air di banyak lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun belasan desa di 3 kecamatan terendam banjir.

Genangan air mulai menggenangi pemukiman penduduk sejak Kamis (5/3/2020) pagi. Hujan yang turun sejak Rabu (4/3) sore hingga kini belum reda. Akibatnya, 12 desa di 3 kecamatan terendam banjir.

Adapun desa yang tergenang antara lain Desa Tangkisan (di Kecamatan Bayan), Desa Soko, Bagelen, Kalirejo, Krendetan, Bugel, Bapangsari, Dadirejo (Kecamatan Bagelen), Desa Ketangi, Jenar Wetan, Karangsari, Purwosari (Kecamatan Purwodadi).

Ketinggian air rata-rata 30 cm hingga 1 meter. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sekitar 156 warga pun diungsikan ke tempat yang lebih aman.

“Ketinggian air tertinggi di Pedukuhan Karangjambu Dadirejo, sudah lebih dari satu meter,” kata Kepala BPBD Kabupaten Purworejo, Sutrisno ketika dihubungi detikcom, Kamis.

Banjir menggenangi 12 desa di Purworejo (Foto: Rinto Heksantoro/detikcom)

Tak hanya menggenangi pemukiman, banjir juga menggenangi beberapa akses jalan sehingga lalu lintas tersendat. Bahkan, genangan membuat akses jalan antar kecamatan di Desa Kalirejo, Kecamatan Bagelen terputus dan untuk sementara jalan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat.

Hingga saat ini petugas BPBD masih terus melakukan pendataan dan siap melakukan evakuasi lanjutan jika diperlukan. Bantuan logistik juga sudah diberikan kepada para pengungsi.

“(Pengungsi) sudah menerima logistik dari BPBD seperti beras, selimut, mie instan, air mineral dan lain-lain,” tutupnya.(dtc/smol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here