Corona di Jatim; Surabaya Terbanyak, Disusul Malang dan Jember

6191
Gubernur Khofifah Indar Parawansa akhirnya membuka peta penyebaran pasien corona di Jawa Timur. Khofifah memaparkan data ini dalam bentuk grafik saat jumpa pers. Gubernur Khofifah/Foto: Hilda Meilisa Rinanda

SMOL.I – SURABAYA – Gubernur Khofifah Indar Parawansa akhirnya membuka peta penyebaran pasien corona di Jawa Timur. Khofifah memaparkan data ini dalam bentuk grafik saat jumpa pers.

Awalnya, Khofifah merinci tiga penyebaran Orang Dalam Pemantauan (ODP) terbanyak di Jatim ada di Surabaya dengan total 17 orang. Berikutnya di Malang dan Jember, masing-masing 16 orang.

“Ini adalah sebaran ODP yang 91 orang. Terbanyak adalah Surabaya 17 orang. Kedua adalah Malang 16 orang sama dengan Jember juga 16 orang,” ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (19/3/2020).

Sementara saat memaparkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Khofifah menyebut ada sedikit kesalahan dari datanya. Khofifah mengatakan ada 36 PDP di Jatim, sedangkan di data yang ditampilkan hanya 31 PDP.

“Eh sebentar, saya rasa ketukar itu,” imbuh Khofifah.

Sementara untuk jumlah kasus positif corona, Khofifah menyebut ada 7 orang di Surabaya dan dua orang di Malang.

Dalam paparan pasien positif, Khofifah tidak menyebutkan kecamatan atau kelurahan pasien. Padahal, sejumlah pihak meminta Pemprov Jatim lebih membuka soal peta penyebaran ini agar masyarakat bisa waspada.

“Kasus positif Surabaya tujuh orang dan Malang dua orang. Tambahan positif ini dari Surabaya.” (dtc/smol – aa)

Leave a Reply