Pemkab: Perantau Bantul, Tunda Mudik Hingga Wabah Corona Berakhir

103

SMOL.ID, BANTUL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul meminta warganya di perantauan agar menunda kepulangan ke kampung halaman hingga wabah Virus Corona atau COVID-19 selesai. Selain itu, Pemkab juga mengeluarkan surat edaran Surat Edaran No. 440/01561 tentang pemantauan pendatang.

“Kami mohon para perantau untuk menunda dulu mudiknya (ke Bantul),” ucap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bantul, Helmi Jamharis kepada wartawan, Jumat (27/3/2020).

Menurut Helmi, hal itu untuk mencegah penyebaran COVID-19 di DIY. Mengingat beberapa pasien kasus COVID-19 yang dirawat di DIY saat ini berasal dari luar daerah.

“Tapi kita tetap masih menunggu kebijakan yang diambil oleh pemerintah pusat terkait mudik tahun ini. Yang jelas pemerintah daerah pasti melaksanakan kebijakan dari pemerintah pusat,” ucapnya.

Helmi menjelaskan Pemkab Bantul juga telah mengeluarkan Surat Edaran No. 440/01561 tentang pemantauan terhadap warga pendatang dari luar DIY yang masuk ke Kabupaten Bantul dan warga Kabupaten Bantul yang pulang dari luar DIY. Surat itu tertanggal kemarin, Kamis (26/3).

Dia menyebut, isi surat tersebut memerintahkan kepada Camat, Lurah Desa dan Dukuh se-Kabupaten Bantul untuk memantai warga pendatang dari luar DIY yang masuk ke Kabupaten Bantul, dan Warga Kabupaten Bantul yang pulang dari luar DIY.

“Jadi (dengan surat edaran) kita akan minta kepada para Kepala Desa (Lurah) agar aktif mendata warganya, mungkin melalui Kepala Dusun atau RT agar warga yang baru saja pulang dari daerah pandemi dapat melakukan isolasi mandiri selama 14 hari,” kata Helmi.(dtc/smol)

Leave a Reply