Pemkab Sragen Perpanjang Masa Belajar Siswa hingga 11 April

44
Kepala Dinas Pendidikan Sragen, Suwardi,

SMOL.ID, SRAGEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen, resmi memperpanjang masa belajar di rumah bagi siswa PAUD hingga SMP. Masa belajar di rumah yang sebelumnya ditetapkan berakhir 29 Maret 2020, diperpanjang hingga 11 April 2020.

Keputusan perpanjangan masa belajar di rumah ini dituangkan dalam surat edaran nomor 420/2178/013/2020, yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sragen. Dalam surat dijelaskan langkah ini diambil dalam rangka memutus mata rantai penyebaran pandemi Corona atau COVID-19.

“Benar, kita sudah mengeluarkan edaran. Pada intinya, anak-anak dari tingkat PAUD hingga SMP, tetap belajar di rumah sampai 11 April 2020. Kalau tingkat SMA/SMK sudah diputuskan oleh provinsi karena itu memang wewenang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Sragen, Suwardi, saat dihubungi detikcom, Jumat (27/3/2020).

Suwardi melanjutkan keputusan ini diambil dengan pertimbangan kondisi yang belum memungkinkan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Menurutnya, saat ini prioritas pertama adalah kesehatan para siswa dan masyarakat pada umumnya.

“Kami masih terus melakukan evaluasi. Termasuk memastikan kegiatan belajar mengajar via daring bisa digelar dengan baik,” terang Suwardi.

Selain memperpanjang masa belajar di rumah, Dinas Pendidikan juga memastikan pembatalan ujian nasional untuk jenjang SMP. Termasuk ujian sekolah tertulis yang semula direncanakan digelar 30 Maret hingga 4 April, dipastikan ditiadakan.

Untuk tingkat dasar, Dinas Pendidikan Sragen juga memastikan pembatalan pelaksanaan try out dan Penilaian Akhir Tahun (PAT) SD, yang semula dijadwalkan dilaksanakan 30 Maret hingga 4 April. Ujian sekolah SD juga resmi ditiadakan.

“Untuk ujian sekolah tingkat SD maupun SMP, bisa digantikan dalam bentuk portofolio siswa, nila rapor, penugasan, tes daring ataupun bentuk asesmen jarak jauh lainnya. Ini disesuaikan kemampuan sekolah. Sementara khusus untuk program penyetaraan paket A, B dan C, akan ditentukan kemudian,” jelas Suwardi.(dtc/smol)

Leave a Reply