11 Desa di Klaten Sempat Terendam Banjir Luapan Sungai Kaligawe

3573
Foto: Banjir akibat luapan Sungai Kaligawe merobohkan bagian rumah warga, Klaten, Selasa (1/4/2020) malam. (Istimewa)

SMOl.ID, KLATEN – Sebanyak 11 desa di Kabupaten Klaten terendam luapan Sungai Kaligawe semalam. Desa sebanyak itu tersebar di tiga wilayah kecamatan.

“Banjir melandai tiga kecamatan yaitu di Kecamatan Juwiring, Karangdowo dan Pedan. Juwiring ada enam desa, Karangdowo tiga desa dan Pedan satu desa,” ungkap koordinator Pusdalops penanggulangan bencana BPBD Kabupaten Klaten, Sri Yuwana Haris Yulianto, Rabu (1/4/2020).

Haris menjelaskan desa terdampak di Kecamatan Juwiring antara lain Desa Juwiran, Ketitang, Sawahan, Bolopleret, Carikan dan Taji. Sedangkan di Kecamatan Karangdowo, desa yang terendam banjir ada di Desa Kupang, Tulas dan Sentono serta di Kecamatan Pedan ada Desa Trokerton dan Kaligawe.

“Desa itu ada di tiga kecamatan. Kami terus melakukan pemantauan,” lanjut Haris.

Kepala Desa Kaligawe, Kecamatan Pedan, Ari Sutikno menambahkan, air mulai masuk sekitar pukul 18.00 WIB. Ketinggian air semakin bertambah pada pukul 21.30 WIB.

“Air masuk kira-kira sekitar 17.30 atau jam 18.00. Terus meninggi pukul 21.30 WIB dan bertahap mulai surut,” kata Ari.

Ari mengungkap ada 14 RT yang terdampak tetapi tidak ada warganya yang mengungsi. Dia menjelaskan, air berasal dari luapan Sungai Kaligawe di pinggir desa usai hujan lebat melanda selama sekitar empat jam.

“Banjir karena luapan sungai dari air intensitas hujan yang deras dan lama dari hulu. Yang terdampak rumah di tepi bantaran,” imbuh Ari.

Warsono, warga Dusun Yapak Kembang, Desa Troketon, Kecamatan Pedan mengungkap air di daerah tempat tinggalnya juga merobohkan rumahnya.

“Di jalan tingginya satu meter. Masuk rumah dan merobohkan tembok rumah belakang,” kata Warsono saat ditemui detikcom di rumahnya.

Banjir luapan itu, terang Warsono, sudah beberapa kali. Tapi banjir kali ini disebutnya yang paling parah sebab masuk rumah penduduk dan balai desa.

“Ini paling parah. Baru surut tengah malam,” ungkap Warsono.

Ketua relawan Kecamatan Karangdowo, Husni Thamrin menambahkan ada beberapa desa terdampak yakni Desa Kupang dan Sentono serta sedikit Ngolodono.

“Ada tiga desa dan enam dusun. Ini sudah pembersihan,” jelas Husni.(dtc/smol)

Leave a Reply