Majikan Positif Corona, Karyawan Pabrik Kecap di Tegal Dikarantina

214
Lokasi karantina karyawan pabrik kecap di eks Puskesmas Pangkah. (Foto: Imam Suripto/detikcom)

SMOL.ID, TEGAL – Para karyawan sebuah pabrik kecap di Desa Penusupan, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah dikarantina di dalam sebuah bangunan bekas puskesmas. Mereka adalah anak buah dari pengusaha pemilik pabrik kecap yang dinyatakan positif terpapar virus Corona atau COVID-19.

Mereka dikarantina sejak Selasa (14/4). Selama menjalani karantina, para karyawan pabrik kecap ini sudah menjalani rapid test pertama. Hasil pemeriksaan pertama seluruhnya dinyatakan negatif.

“Jumlah seluruhnya ada 24 orang yang dikarantina komunal. Terdiri dari 16 karyawan dan beberapa anggota keluarga (dari pengusaha). Mereka ditetapkan sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG) setelah pemilik pabrik kecap dinyatakan positif terinfeksi COVID-19,” kata Wakil Bupati Tegal, Sabililah Ardie, Kamis (16/4/2020).

Selama proses karantina seluruh kebutuhan dasar para OTG dicukupi oleh pemerintah desa setempat bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Tegal dan Dinas Kesehatan. Selama di karantina, mereka tidur di kamar masing-masing.

“Untuk kebutuhan makanan sudah kami cukupi tiga kali sehari dalam bentuk kemasan yang terpisah, tidak prasmanan. Sementara untuk pilihan menunya kami berkonsultasi dengan petugas ahli gizi puskesmas”, ujar Kepala Desa Penusupan, Guntur Zadiyat Yudiansyah.

Di luar keperluan makan, ada juga bantuan uang tunai sebesar Rp 50 ribu per keluarga OTG se tiap harinya. “Bantuan tunai tersebut kami alokasikan dari Dana Desa untuk meringankan beban keluarganya di rumah. Selama mereka tidak kerja kita bantu untuk keluarganya,” pungkasnya.(dtc/smol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here