6 Rukun Wudhu yang Harus Dipenuhi, Niat hingga Tertib

88945
Foto: Rifkianto Nugroho/6 Rukun Wudhu yang Harus Dipenuhi, Mulai dari Niat hingga Tertib

SMOL.ID – Wudhu yang merupakan tindakan membersihkan tubuh, wajib dilakukan tiap muslim sebelum sholat. Ada 6 rukun wudhu yang harus dipenuhi agar sholatnya sah.

Dalam Al-Qur’an, perintah wudhu disebutkan dalam surat Al-Maaidah ayat 6, yang artinya:

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak melakukan sholat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki.”

https://www.instagram.com/p/CAMr9NUheKO/?igshid=xrcqnrnzrmti

Seperti ibadah lain, harus diperhatikan rukun wudhu hal wajib yang harus dilakukan sehingga bisa dianggap sah. Dalam mahzab Syafi’i, ada enam hal yang menjadi rukun wudhu. Berikut pernyataan terkait rukun wudhu, yang juga disebutkan Syekh Salim bin Sumair Al-Hadhrami dalam kitab Safinatun Najâ.

“Fardhu wudhu ada enam: (1) niat, (2) membasuh muka, (3) membasuh kedua tangan beserta kedua siku, (4) mengusap sebagian kepala, (5) membasuh kedua kaki beserta kedua mata kaki, dan (6) tertib.”

Rukun wudhu sebaiknya tetap menjadi prioritas utama dalam bersuci, hingga kondisi sudah tidak lagi memungkinkan dan mengharuskan tayamum. Dikutip dari situs Waterwise, pentingnya membersihkan diri sebelum sholat tidak berarti menggunakan air berlebihan demi wudhu yang sah.

Nabi Muhammad SAW bahkan mencontohkan langsung penggunaan air yang pas untuk berwudhu. Hal ini ada dalam hadist yang diriwayatkan Bukhari yang menyatakan, Nabi Muhammad SAW mandi besar dengan air satu sha’ hingga empat mud dan berwudhu dengan air satu mud.

Penggunaan air satu mud setara dengan sekitar 625 mililiter untuk wudhu. Sementara untuk ghusl atau mandi wajib sebesar empat mudd yang kira-kira setara 2,5 liter air. Nabi sempat menegur seorang sahabat bernama Sa’ad yang dianggap menggunakan air berlebihan untuk wudhu. Prinsip secukupnya tetap harus diterapkan meski sedang wudhu di sungai yang banyak airnya.

Dalam Mahzab Syafi’i, anggota tubuh yang dibasuh dibedakan menjadi wajib dan sunah. Bagian yang wajib adalah wajah, kedua tangan sampai mata siku, membasuh sebagian kepala, dan kedua kaki sampai mata kaki. sedangkan membasuh kedua telapak tangan, berkumur, memasukkan air ke hidung, dan membersihkan telinga adalah sunah.

Urutan anggota tubuh yang dibasuh tidak boleh menyalahi aturan. Pembasuhan dimulai dari wajah, tangan, kepala, dan kaki. Urutan tidak boleh dilanggar karena hal tersebut berarti tidak tertib rukun wudhu. (dtc)

Berita sebelumyaRUU Larangan Minuman Beralkohol Jadi Sorotan, DPR: Itu Atur soal Peredaran
Berita berikutnyaData Penerima Bansos Berantakan Bikin Beban APBN Tambah Berat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here