Bacaan Tahiyat Akhir yang Lengkap Beserta Artinya

5530
Foto: Getty Images/iStockphoto/meen_na/Bacaan Tahiyat Akhir yang Lengkap Beserta Artinya

SMOL.ID – JAKARTA – Setiap Muslim diwajibkan untuk melaksanakan sholat dan melakukan setiap bagian-bagiannya, termasuk tahiyat akhir. Hal ini sesuai dengan perintah Allah SWT dalam Quran.

Berdasarkan Quran surat Al Baqarah ayat 45, Allah SWT berfirman agar manusia meminta pertolongan hanya kepada Allah dengan melakukan salat.

Arab: وَاسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ ۗ وَاِنَّهَا لَكَبِيْرَةٌ اِلَّا عَلَى الْخٰشِعِيْنَۙ

Latin: wasta’īnụ biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh, wa innahā lakabīratun illā ‘alal-khāsyi’īn

Artinya: Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Dan (salat) itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.

https://www.instagram.com/p/CAMr9NUheKO/?igshid=xrcqnrnzrmti

Berikut doa bacaan tahiyat akhir dikutip dari buku Menyelami Makna Bacaan Shalat karya Fajar Kurnianto:

1. Pengertian
Tahiyat akhir merupakan tasyahud yang akan mengakhiri sholat, sebelum salam. Pada dasarnya, bacaan tahiyat akhir sama dengan tahiyat awal, seperti tahiyat, syahadat, dan shalawat. Hanya saja, ada tambahan bacaan, yakni doa-doa lain untuk kebaikan seseorang di dunia dan di akhirat.

2. Bacaan Tahiyat Akhir
Arab: التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ , أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ , اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Latin: At Tahiyyaatul Mubaarakaatush Shalawaatuth Thoyyibaatulillaah. As Salaamu’Alaika Ayyuhan Nabiyyu Wa Rahmatullaahi Wabarakaatuh, Assalaamu’Alaina Wa’Alaa Ibaadillaahishaalihiin. Asyhaduallaa Ilaaha Illallaah, Wa Asyhadu Anna Muhammad Rasuulullaah.

Allaahumma Shalli’Alaa Muhammad, Wa’Alaa Aali Muhammad. Kamaa Shallaita Alaa Ibraahiim Wa Alaa Aali Ibraahiim. Wabaarik’Alaa Muhammad Wa Alaa Aali Muhammad. Kamaa Baarakta Alaa Ibraahiim Wa Alaa Aali Ibraahiim, Fil’Aalamiina Innaka Hamiidum Majiid.

Artinya: Ya Allah, limpahi lah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad, seperti rahmat yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahi lah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya, seperti berkah yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya, Engkau lah Tuhan yang sangat terpuji lagi sangat mulia diseluruh alam.

3. Doa Tahiyat Akhir
Sejumlah ulama membolehkan melantunkan doa setelah membaca sholawat Nabi saat tahiyat akhir. Ulama mahdzab Hanafiyah berpendapat, doa yang dibaca adalah doa yang ma’tsur. Sementara ulama mahdzab lain membolehkan membaca doa selain yang ma’tsur. “Boleh saja berdoa dengan doa apa saja yang berkaitan dengan kebaikan dunia dan akhirat, tetapi doa yang ma’tsur lebih afdhol,” kata Prof Wahbah Az Zuhaili dalam Kitab Fiqih Islam Wa Adillatuhu jilid 2.

Doa yang dibacakan dalam tahiyat akhir berdasarkan hadist riwayat Bukhari, dari Aisyah, istri Nabi Muhammad SAW, bahwa Rasulullah dalam sholatnya membaca doa,

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ . اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur. Aku berlindung kepada-Mu dari fitnah Al-masih Dajjal. Aku juga berlindung kepada-Mu dari fitnah kehidupan dan sesudah mati. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan dosa dan kerugian.”

Terakhir, doa setelah tahiyat akhir juga diriwayatkan dalam hadist riwayat Abu Dawud, Ali bin Abu Thalib berkata, apabila Nabi selesai salam salat, beliau membaca doa,

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، وَمَا أَسْرَفْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ

“Ya Allah, ampuni lah dosaku yang aku lewatkan dan yang aku akhirkan, apa yang aku rahasiakan dan yang kutampakkan, yang aku lakukan secara berlebihan, serta apa yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku. Engkau maha Mendahulukan dan Maha Mengakhirkan. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau.”

Semoga kita semua bisa mengamalkan bacaan tahiyat akhir ya! (dtc)

Berita sebelumyaLafadz Sayyidul Istighfar dan Keutamaannya
Berita berikutnyaGegara Menderita Autoimun, Karyawan Garmen di Semarang Ini Diistirahatkan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here