Jateng Dukung Teguh Santosa Ketum JMSI Pusat

158

SMOL.ID – SEMARANG – Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jawa Tengah mendukung Teguh Santosa, pendiri Kantor Berita Politik Republik Merdeka (RMOL) untuk menjadi ketua umum dalam Munas yang akan dibuka Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pada hari Selasa besok (23/6/2020).

Hal itu adalah salah satu benang merah dari hasil rapat virtual pertama pengurus JMSI Jateng via aplikasi Zoom, Senin (22/6/2020) malam.

”Pak Awo (Agus Widyanto/Joss.co.id) sangat tepat memimpin JMSI Jateng karena keseniorannya tak diragukan. Dia bisa merangkul sesama senior dan yunior yang kekinian. Adapun untuk ketum kita sepakat untuk memilih Teguh Santosa (RMOL). Selain pebisnis media, dia juga PR IV Universitas Bung Karno. Dia mungkin satu-satunya wartawan yang mendapatkan bintang mahaputra dari Korea Utara. Hubungannya dengan Vietnam sangat kuat. Sudah go internasional,” kata Jayanto Arus Adi wakil dari JMSI Pusat.

Rapat JMSI pertama secara virtual diikuti sejumlah pengurus Jateng. Antara lain Ali Arifin (ketua Dewan Penasihat/smol.id), M Shodiq (anggota Dewan Penasihat/simpang5tv.com), Agus Widyanto (ketua/joss.co,id), Siti Khajarwati (Wakil Sekretaris II/jatengdaily), dan Y Agung Prasetyo (bendahara/rmoljateng).

”Saya harap ke depan keberadaan JMSI bisa menjadi sparing partner AMSI. Kalau bisa teman-teman JMSI bisa punya akses ke Dewan Pers. Sebab, di pusat kita bisa melihat jurnal, apdet indek kebebasan pers secara berkala, dll,” kata Pak Jay, panggilan akrab Jayanto.

Lebih jauh Pak Jay menyampaikan bahwa JMSI lahir paling bontot, tetapi untuk eksistensi ataupun keberadaan di lingkup media online nasional secara kuantitatif telah memberikan warna yang paling baik.

”Mudah-mudahan dengan sudah memiliki kepengurusan di 24 provinsi di Indonesia, JMSI bisa menyusul AMSI, SMSI, PWI, AJI, IJTI, PRSSNI, dsb.”

Sementara itu Agus Widyanto (Awo) berharap agar kepengurusan JMSI Jateng lebih bersifat kolektif kolegial. Siapa figur yang memberikan kontribusi terbanyak layak meneruskan tongkat kepemimpinan kepengurusan JMSI mendatang.

”JMSI itu sudah komplet. Punya wakil di Dewan Pers, punya wakil di SPS, punya wakil di PWI, di daerah-daerah terutama di luar Jawa malah lebih lengkap. JMSI sangat kuat di luar Jawa. Di Sumatera misalnya, di semua provinsi kuat. Termasuk di NTT, Bali, ketua di Bali malah ketua KPU, NTB juga, yang di Kalimantan termasuk pentolan pers, di Jabar dan Banten juga kuat,” tegasnya.

Awo mengakui, untuk di Jateng dan DIY (JMSI) termasuk pemain baru. Namun pengurus JMSI Jawa Tengah menjadi bagian dari JMSI yang patut diperhitungkan.

”Jangan sampai kita berada di asosiasi ini hanya untuk bekumpul. Sesuai dengan namanya yakni JMSI, maka kita perkuat dan manfaatkan JMSI untuk jaringan kerja, jaringan pertemanan, jaringan yang bisa mendapatkan manfaat bagi kita semua.” (Ali Arifin- aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here