Melalui Program Pinky Movement Pertamina Sasar UMKM

210
Proses pengiriman BBM menggunakan truk tangki Pertamina.

SMOL.ID – SEMARANG – Pertamina terus mengampanyekan penggunaan produk elpiji nonsubsidi, yakni Bright Gas, bagi masyarakat kalangan mampu.

Varian produk itutersedia dalam ukuran, yaitu 5,5 Kg dan 12 Kg.

“Satu upaya kami untuk memudahkan konsumen menjangkau Bright Gas adalah dengan menghadirkan program Pinky Movement, yaitu kolaborasi program kemitraan Pertamina yang ditujukan bagi UKM dan UMKM yang ingin mengembangkan usaha yang dimiliki saat ini, untuk selanjutnya berkembang dengan memiliki usaha outlet Bright Gas,” kata Pjs GM Pertamina MOR IV Jateng-DIY, Teuku Johan Miftah, dalam keterangan tertulis, Kamis (11/6).

Unit Manager Comm & CSR Pertamina MOR IV Jateng-DIY, Anna Yudhiastuti mengatakan, program kemitraan itu merupakan inisiasi dari Kementerian BUMN sesuai dengan Peraturan Menteri BUMN No. Per-09/MBU/07/2015 dan No. Per-02/MBU/04/2020 mengenai Program Kemitraan dan Bina Lingkungan BUMN.

“Secara umum, program kemitraan adalah pemberian pinjaman modal kepada para pelaku UMKM. Dana yang disalurkan adalah dana bergulir yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil di tujuh sektor usaha, yaitu industri, perdagangan, pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan dan usaha jasa.”

Anna menuturkan, terdapat beberapa syarat bagi para pelaku UMKM untuk bisa menerima program PKBL Pertamina.

“Yaitu badan usaha atau perseorangan yang memiliki aset bersih maksimal Rp 500 juta tidak termasuk tanah dan bangunan; omzet usaha tidak lebih dari Rp 2,5 miliar; dan kegiatan usahanya sudah berjalan setidaknya setahun dan berdiri sendiri,” paparnya.

Ia berujar, Pertamina berharap pinjaman modal untuk UMKM itu dapat membantu usaha mikro yang saat ini sedang berjuang di tengah hantaman dampak ekonomi karena pandemi covid-19. (aa)

Tinggalkan Balasan