10 Ribu Orang Akan Ikut UTBK di Unnes, Begini Protokolnya

80
Universitas Negeri Semarang (Unnes), Rabu (24/7/2019). (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)

SMOL.ID, SEMARANG – Universitas Negeri Semarang (Unnes), Jawa Tengah menjadi salah satu lokasi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020. Penyelenggaraan dilakukan mulai tanggal 5 sampai 14 Juli 2020 dengan protokol kesehatan ketat.

Wakil Rektor Unnes Bidang Akademik, Prof Zaenuri mengatakan dalam sehari akan dilakukan dua kali tes dengan daya tampung 590 peserta. Jumlah peserta yang ikut adalah 10.632 orang sehingga ada 19 sesi yang akan diselenggarakan.

“Pesertanya 10.632 orang yang akan mengikuti UTBK di Unnes. Kita sudah bersurat ke Wali Kota Semarang dan Dinas Kesehatan,” kata Zaenuri di Unnes, Jumat (3/7/2020).

Sesuai arahan dari LTMPT maka pelaksanaan dilakukan dengan protokol kesehatan ketat.

Koordinator Pelaksana UTBK Unnes, Deddy Rustiono menjelaskan ada lima lokasi yang disiapkan untuk pelaksanaan UTBK yaitu gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP2M), Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3), Perpustakaan Lama, Fakultas Ekonomi, dan Fakultas Hukum.

“Ruang ujian ada 27 ruangan, PC yang disiapkan ada 592 unit, dan 104 unit untuk cadangan,” jelas Deddy.

Protokol kesehatan dilakukan mulai gerbang dengan cek suhu tubuh. Pengantar hanya boleh menurunkan peserta kemudian meninggalkan lingkungan kampus, sedangkan peserta yang membawa kendaraan disiapkan parkir khusus.

“Para pengantar kita menerapkan sistem antarkan dan diminta keluar dari lokasi kampus. Dari gerbang utama boleh masuk, drop off langsung diminta keluar di gerbang barat. Kita juga imbau para pengantar tidak di sekitar kampus, mengimbau agar tidak lakukan kerumunan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau peserta tidak perlu cek ruang kelas sebelum ujian. Menurutnya cukup dilihat via online atau jika memang mau melihat hanya boleh melintas di gedung tanpa turun.

“Cukup dari laman UTBK, kita juga ada berupa denah atau gambar. Kalau datang tidak boleh masuk ruangan hanya di depan gerbang,” katanya.

Deddy menambahkan pelaksanaan sesi pertama yaitu pukul 09.00-11.15 WIB sedangkan sesi kedua pukul 14.00-16.15 WIB. Sebelum dan sesudah sesi dimulai akan dilakukan penyemprotan disinfektan.

“Saat jeda kita lakukan disinfeksi ruangan untuk menjamin pelaksanaan tiap sesi sesuai protokol. Ada 26 petugas disinfeksi,” ujarnya.

“Kami imbau peserta datang satu jam sebelum dimulai,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua Satgas Covid-19 Unnes, Yuni Wijayanti menjelaskan, ada 26 tenaga medis yang bersiap saat UTBK dilaksanakan. Ia menjelaskan jika ada peserta dengan suhu tubuh 37,5 derajat celsius maka akan kembali diulang pengecekannya. Jika ternyata ada indikasi mengarah virus Corona maka akan dilakukan tindakan lain dengan berkomunikasi dengan RSUP dr. Kariadi Semarang.

“Kalau masih tetap dan ada riwayat kontak dan gejala penyerta seperti batuk, pilek, gangguan pernapasan, akan buat berita acara diberikan ke sekretariatan, nanti akan dilakukan tindakan,” kata Yuni.(dtc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here