Ditegur Soal Rambut Pirang, Pasha Minta Maaf: Mendagri Tito Guru Kami

14
Rambut Wawalkot Palu Sigit Purnomo alias Pasha dicukur usai kontroversi rambut pirangnya. (Foto: dok. istimewa)

SMOL.ID – PALU – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian sempat menegur Sigit Purnomo alias Pasha soal rambut pirang Wakil Wali Kota Palu tersebut. Pasha meminta maaf atas perbuatannya.

“Mendagri Bapak Tito adalah guru, panutan dan pemimpin kami khususnya di Aparatur Sipil Negara (ASN). Atas adanya teguran ini, tentunya harus meminta maaf dan itu saya sudah berkomunikasi langsung dan sudah mendengarkan arahan langsung. Dengan adanya teguran ini saya harus mengucapkan banyak terima kasih karena sudah diperhatikan di tengah kesibukan Bapak Tito, apalagi persoalan gaya rambut,” ujar Pasha kepada wartawan, Sabtu (1/8/2020).

Pasha kini sudah mencukur rambutnya menjadi plontos. Pasha siap mematuhi arahan Mendagri Tito.

“Jadi saya kira tidak ada lagi argumentasi yang harus saya sampaikan kecuali mematuhi pendapat atau arahan dari bapak Mendagri,” kata Pasha.

Sebelumnya, Tito Karnavian turut berkomentar soal Pasha yang mengecat rambutnya jadi warna pirang. Menurut dia, seharusnya pejabat negara memberi contoh.

“Belum ada aturannya, tapi sebaiknya sebagai pejabat negara memberikan contoh etika yang baik,” kata Tito kepada wartawan di kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (31/7).

Tito mengatakan seorang pemimpin harus bertindak selayaknya negarawan, termasuk soal penampilan. Di lembaga pendidikan birokrat, seperti IPDN, sudah diajarkan agar memiliki penampilan yang baik.

“Saya paham mungkin beliau (Pasha) dari latar belakang seni, jiwa beliau itu. Tapi kan beliau juga harus bisa menempatkan antara sebagai seniman dengan sebagai birokrat yang memiliki kode etik, kultur tersendiri sebagai birokrat,” ujar Tito. (sal/smol/dtc)

Tinggalkan Balasan