PA 212: Prabowo Tak Akan Maju Lagi di Pilpres Jika Paham Etika Politik

14
Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Ma'arif (Yulida Medistiara/

SMOL.ID, JAKARTA – Persaudaraan Alumni (PA) 212 yakin Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tidak akan kembali mencalonkan diri pada Pilpres 2024. Ketimbang kembali mendukung Prabowo, PA 212 lebih memilih calon yang lebih muda untuk memimpin negeri.

“Insyaallah 2024 saatnya yang muda yang pimpin negeri dan saya yakin, jelang 2024, PS (Prabowo Subianto) tak akan mencalonkan diri jika memang beliau seorang negarawan dan paham etika berpolitik,” kata Ketum PA 212 Slamet Ma’arif kepada wartawan, Senin (10/8/2020).

Dia menegaskan hubungan PA 212 dengan Gerindra sudah selesai pasca-Pilpres 2019. Begitupun perihal dukungannya terhadap Prabowo saat ini.

“Kita kemarin dukung PS full karena hasil Ijtima Ulama untuk pilpres. Jadi pilpres selesai, ya sudah, selesailah,” ucap Slamet.

“Tetapi, dengan pribadi atau kawan-kawan Gerindra sesama anak bangsa, ya kita masih bersahabatlah untuk saling mengingatkan sesama saudara,” sambungnya.

Perihal adanya dorongan agar PA 212 membentuk partai sendiri, Slamet menyebut saat ini belum terpikirkan. Dia menyebut PA 212 tetap akan menjadi organisasi gerakan moral.

“Belum ada kepikiran buat partai dan hasil munas (musyawarah nasional) kemarin juga tidak ada rekomendasi untuk menjadi partai. Kita tetap menjadi gerakan moral saja,” katanya.

Seperti diketahui, Prabowo Subianto kembali terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Gerindra. Gerindra meminta Prabowo kembali mencalonkan diri pada Pilpres 2024.

Menanggapi hal itu, Ketua PA 212 Slamet Ma’arif menilai banyak kader Gerindra yang lebih muda untuk memimpin Indonesia. Serta dari partai lain atau dari kalangan profesional. Slamet mengatakan banyak tokoh muda yang berpotensi untuk dicalonkan pada 2024 nanti, seperti Sandiaga Uno, Anies Baswedan, hingga Habib Rizieq Syihab.

“Banyak tokoh muda. Ada SSU (Sandiaga Salahudin Uno), Wagub DKI (A Riza Patria), Gubernur DKI (Anies Baswedan), Gym, UAS (Ustaz Abdul Somad, HRS (Habib Rizieq Syihab), dan lain-lain,” ungkap Slamet.(lin/smol/dtc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here