Senin, 8 Maret 2021

Agar Tidak Mimpi Buruk, sebelum Tidur Baca Ini!

SMOL.ID – Entah karena kesibukan yang luar biasa, capek, atau lupa, kita sering tidur begitu saja. Sehingga terkadang kita bermimpi buruk, dikejar-kejar orang, tindihen (seperti terimpa beban dan sulit melepaskan diri), dll. Nah, sebelum tidur sebaiknya baca ini.

Dilansir dari laduni.id, Rasulullah SAW pernah berpesan kepada Siti Aisyah ra: “Ya, Aisyah! Jangan engkau tidur sebelum melakukan empat perkara yaitu:

1. Khatam al-Quran.

2. Menjadikan para nabi bersyafaat untukmu di hari kiamat.

3. Para muslimin meridhloimu.

4. Melaksanakan haji dan umrah.

Bertanya Siti Aisyah:

”Ya Rasulullah! bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika?”

Rasulullah tersenyum dan bersabda: Jika engkau akan tidur:

1. Bacalah Surat al-Ikhlas tiga kali. Seakan-akan engkau telah meng-khatamkan Al-Quran

”Bismillaahirrahmaa nirrahiim, ‘Qul huallaahu ahad’, Allaah hussamad’, lam yalid walam yuulad’, walam yakul lahuu kufuwan ahad’ ”(3x)

2. Bacalah Shalawat untukku dan untuk para nabi sebelum aku, maka kami semua akan memberimu syafaat di hari kiamat.

”Bismillaahirrahma nirrrahiim, Allaahumma shallii ‘alaa saiyyidina Muhammad wa’alaa aalii saiyyidina Muhammad” (3x)

3. Beristighfarlah untuk para mukminin maka mereka akan meridhloimu

”Astaghfirullaah hal ‘adziim al lazhii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuum wa atuubu ilaih (3x)”

4. Perbanyaklah ”bertasbih, bertahmid , bertahlil dan bertakbir” maka seakan-akan engkau telah melaksanakan ibadah haji dan umrah.

”Bismillaahirrahmaa nirrrahiim, Subhanallaah Walhamdulillaah Walaa ilaaha illallaah hu wallah hu akbar” (3x)

Sampaikanlah kepada orang lain, maka ini akan menjadi sedekah jariyah pada setiap orang yang kamu kirimkan pesan ini. Dan apabila kemudian dia mengamalkannya, maka kamu juga akan ikut mendapat ganjaran pahalanya insya Allah… Aamiin ya Allah…

Artikel ini boleh di-share biar lebih bermanfaat buat orang banyak. Seperti sabda Rasulullah SAW:

”Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala.” (HR. Al-Bukhari) (Ali Arifin – aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA