Rabu, 23 Juni 2021

Sosialisasi 1000 Hari Pertama Kehidupan untuk Generasi Berkualitas

SMOL.ID – SEMARANG – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Jurusan Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang (PLS-FIP Unnes) mengadakan sosialisasi ”1000 hari pertama kehidupan (HPK) untuk generasi yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045”, Jumat (28/8/2020).

Ketua tim pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Ngijo, Gunungpati, Kota Semarang Abdul Malik SPd MPd menjelaskan sosialisasi ”1000 hari pertama kehidupan (HPK) untuk generasi yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045”, di Balai Pertemuan PKK Kelurahan Ngijo, Gunungpati, Kota Semarang, Jumat (28/8/2020). (Ali Arifin – aa)

Kegiatan yang diadakan di Balai Pertemuan PKK Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang itu diikuti sekitar 50 ibu-ibu PKK, Posyandu, dan Posbindu. Hadir Kepala Kelurahan Ngijo Siti Muhimatul Haliyah AMd yang sekaligus memberikan sambutan apresiasi atas kedatangan tim dari PLS-FIP Unnes.

Nara sumber Umi Hidayati SH MM (BKKBN Jateng) saat tampil dalam sosialisasi ”1000 hari pertama kehidupan (HPK) untuk generasi yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045”, di Balai Pertemuan PKK Kelurahan Ngijo, Gunungpati, Kota Semarang, Jumat (28/8/2020). (Ali Arifin – aa)

Umi Hidayati SH MM dari BKKBN Jateng yang tampil sebagai narasumber menjelaskan apa yang dimaksud dengan seribu hari pertama kehidupan. Mengambil tema ”Pengasuhan 1000 hari pertama kehidupan penentu masa depan bangsa”, Umi mengatakan masa pertumbuhan dan perkembangan anak sejak dalam kandungan (270 hari), tahun pertama sampai tahun kedua kehidupan (730 hari).

”Disebut peluang emas, sebab dari gen yang diturunkan masih terbentang peluang untuk menciptakan jalan setiap orang agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Peluang itu bernama 1000 hari pertama kehidupan,” tegasnya.

Masa 1000 hari juga disebut periode emas. Otak tumbuh berkembang pesat yang mendukung seluruh proses pertumbuhan anak dengan sempurna. Saat lahir beratnya 370 gr, setahun menjadi 825 gr, dua tahun 1100 gr, lima tahun 1200 gr, hingga dewasa 1400 gr.

”Untuk itulah agar kebutuhan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan dapat terpenuhi maka ibu hamil makan lebih banyak (2 porsi) dengan gizi seimbang (dan gizi jadi terpenuhi, tablet tambah darah) tidak merokok dan minuman bersoda, alkohol dan hindari makanan berpengawet.”

Pembicara lain Endah Sri Wahyuningsih, Koordinator PLKB Kecamatan Gunungpati menyambut baik program Pengabdian Masyarakat oleh PLS-FIP Unnes yang mengambil tema sosialisasi 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) untuk generasi yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

”Diharapkan Unnes sebagai mitra semakin merapatkan barisan bersama BKKBN dan Disdalduk Kota Semarang untuk berperan aktif dalam sosialisasi Program Bangga Kencana,” katanya.

Selain itu Endah juga menyampaikan rencana kegiatan pelayanan KB gratis dalam rangka Hari Kontrasespsi Sedunia. Pelayanan KB dilaksanakan pada Selasa, 15 September 2020 bertempat di Balai Kecamatan Gunungpati. ”Bagi yang berminat dapat menghubungi PLKB Kecamatan Gunungpati.”

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang (PLS-FIP Unnes) di Desa Ngijo, Gunungpati, Kota Semarang Abdul Malik SPd MPd menjelaskan alasan pemilihan tema pengabdian.

”1000 hari pertama itu sangat menentukan kehidupan masa depan. Kalau orang bicara golden age 0-6 tahun, kami malah bicara jauh sebelum bayi lahir. Kami mempersiapkan ibunya, lingkungan terdekatnya, mencegah stunting dan ini terkait dengan Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Mulai saat ini, lanjut Malik, kita siapkan generasi berkualitas sehingga hasilnya pada 2045 Indonesia benar-benar sejahtera. Tidak sekadar Indonesia Emas sebagai jargon.

”2045, angka usia produktif di Indonesia lebih banyak persentasenya dibanding yang usia lanjut. Harapannya dengan usia produktif generasi itu benar-benar produktif dan Indonesia sejahtera.”

Tim pengabdian PLS-FIP Unnes di Ngijo itu diketuai Abdul Malik SPd MPd, Dr Sungkowo Edy Mulyono SPd MSi, Dr Utsman MPd, Dr Mintarsih Arbarini MPd, dan Dra Liliek Desmawati MPd. (Ali Arifin – aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA