Workshop Fakultas Agama Islam Unissula Ajak Guru Manfaatkan Teknologi Pendidikan

55

SMOL.ID – SEMARANG – Sejalan dengan kebijakan pemerintah tentang pembelajaran secara daring sesuai Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Pendidikan Dalam Masa Darurat Covid-19, Fakultas Agama Islam Unissula memberikan perhatian dan apresiasi kepada para guru SD Islam Plus Tunas Bangsa Banjarnegara melalui kegiatan pengabdian masyarakat dengan menyelenggarakan Workshop Pemanfaatan Teknologi Pendidikan untuk Mendukung Layanan Pendidikan Daring pada 14/9/2020.

Dalam workshop pemanfaatan teknologi pendidikan yang diikuti 34 tenaga pendidik, beberapa dosen Fakultas Agama Islam Unissula, Yakni Khoirul Anwar, S.Ag.,M.Pd, menyampaikan materi Kebijakan Pembelajaran Daring. Narasumber kedua, yakni Anis Tyas Kuncoro, S.Ag.,MA. Menyampaikan materi Guru Profesional dan Pemanfaatan Teknologi Edukasi, serta narasumber ketiga, Samsudin, S.Ag.,M.Ag menyampaikan materi Pengenalan dan Simulasi Pemanfaatan Teknologi Edukasi.

Samsudin mengatakan, workshop pemanfaatan teknologi edukasi tersebut bertujuan membantu para guru menyampaikan materi secara efisien. Menurut dia, guru dituntut lebih dinamis dan mampu menciptakan suasana interaktif serta berbagai bahan ajar yang menarik untuk dieksplore peserta didik.

“Tujuannya sama, bahwa pemanfaatan teknologi edukasi selaras dengan konsep pembelajaran dengan blanded learning yang mengombinasikan pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran jarak jauh. Pendekatan ini menjadi alternatif terbaik di masa pandemi covid-19. ” terangnya.

Samsudin melanjutkan, telah mengenalkan beberapa aplikasi yang cukup efisien. Itu dapat digunakan para guru untuk proses pembelajaran daring. Pengenalan sekaligus penggunaan beberapa aplikasi dengan berbagai fitur itu dinilai lebih lengkap. Yakni untuk mendukung kegiatan belajar mengajar bagi guru dan siswa selama proses pembelajaran daring.

“Jadi dalam aplikasi pembelajaran lebih lengkap fiturnya dan lebih mudah digunakan. Termasuk untuk absen, mengumpulkan tugas, membuat pengumuman dan sebagainya. Oleh karena itu kami mengenalkan beberapa aplikasi yang lebih efisien untuk para guru,” terangnya.

H. Ali Hanan Fatah, MBA.,M.Si selaku ketua Yayasan yang menaungi SD Islam Plus Tunas Bangsa menambahkan, melalui pembelajaran online ini proses belajar tidak terbatas ruang dan waktu, serta lebih fleksibel dalam hal metode pembelajaran.

“Kami berharap para guru adanya workshop ini akan menjadi kegiatan yang membantu para guru di sekolah, untuk menambah kemampuan dan ketrampilan untuk menunjang proses pembelajaran jauh menggunakan media-media yang lebih efektif,” pungkasnya. (bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here