Kamis, 13 Mei 2021

Hasil Riset Undip Diharapkan Jadi Leading Technology

SMOL.ID – SEMARANG – Sebagai universitas riset, Universitas Diponegoro (Undip) akan terus bersinergi dengan Pemkot Semarang untuk mengembangkan Kota Semarang.

”Dengan hasil riset yang mendukung terutama untuk masalah yang dihadapi saat ini, Undip dengan inovasinya turut mendukung Pemkot Semarang untuk penanganan pandemi Covid-19 khususnya di Kota Semarang,” ungkap Rektor Undip Prof Yos Johan Utama SH MHum pada acara penandatanganan komitmen bersama Universitas Diponegoro (Undip) dan Pemkot Semarang, di Balai Kota, Rabu (16/09/20).

Dengan inovasi yang diciptakan oleh Undip, Rektor berharap hasil riset dari Undip dapat menjadi leading technology untuk perkembangan teknologi di Kota Semarang.

Sementara itu Wali Kota Semarang H Hendrar Prihadi SE MM mengucapkan terima kasih atas peran Undip dalam membantu penanganan Covid-19. Menurut Hendi, panggilan akrabnya, riset adalah bagian terpenting untuk pembangunan bangsa dan sebagai kunci pemecahan masalah.

”Dengan penandatanganan komitmen bersama ini diharapkan dapat mempererat kerjasama antara Undip dan Pemkot Semarang,” tegas Hendi.

Sebagai bentuk apresiasi, lanjut dia, Pemkot Semarang juga menyediakan Laboratorium Undip untuk mengembangkan riset yang berguna bagi kemanfaatan masyarakat.

“Undip berada di Kota Semarang dan saat ini telah menjadi universitas yang sangat luar biasa. Dan kita semua sedang belajar menghadapi Covid, sehingga upaya kita adalah bekerjasama dengan mengembangkan temuan dari Undip untuk memutus mata rantai Covid-19. Dengan metode robot ini banyak hal yang dapat dilakukan di publik tanpa harus bertemu. Misal yang di rumah sakit, dan di pos pelayanan publik, tidak perlu bertemu dengan orang lain namun pelayanan dapat terus berjalan,” tutur Hendi didampingi Wakil Wali Kota Hevearita G Rahayu dan sejumlah pejabat Pemkot Semarang.

Selain robot medis yang akan digunakan di rumah sakit dan robot wisuda yang digunakan di pos pelayanan publik, inovasi lain dari Undip yang diperkenalkan dalam acara hari ini adalah Zeta Green.

Zeta Green merupakan alat penjernih udara yang menggunakan teknologi plasma sehingga dapat menjernihkan udara kotor dan membasmi virus dan bakteri. Ke depannya, sejalan dengan Kota Semarang yang berkembang sebagai Smart City, maka Undip akan terus berinovasi dengan memanfaatkan bantuan Pemkot Semarang dengan menggunakan laboratorium pengembangan riset dan teknologi, terutama dalam upaya percepatan penanganan Covid-19.

”Dengan teknologi robot, banyak hal bisa dilakukan tanpa harus bertemu,” kata Hendi. (Ali Arifin – aa)

1 KOMENTAR

  1. […] kata Hendi. (Ali Arifin – aa)Sebagian atau seluruh artikel ini telah diterbitkan di : https://smol.id/2020/09/16/hasil-riset-undip-diharapkan-jadi-leading-technology/© 2020 – Suluh Media […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA