Pandemi Corona HIV-AIDS di Kudus Meningkat, Seks Sesama Pria Sumbang 7 Persen

15
Ilustrasi/dtc

SMOL.ID, KUDUS – Temuan kasus HIV-AIDS di tengah pandemi virus Corona di Kudus meningkat pada tahun 2020 dibandingkan tahun 2019. Sebanyak 7 persennya berasal dari hubungan seks sesama lelaki.

“Sebanyak 16 persen tahun lalu itu merupakan faktor seks lelaki sama lelaki, itu dalam satu tahun 2019. Saat ini setengah tahun sudah 7 persen, diperkirakan tahun 2020 ini meningkat mencapai 20 persen, lebih dari 16 persen,” kata Eny Mardiyanti Manager Kasus HIV Kabupaten Kudus saat ditemui di kompleks pendapa Kabupaten Kudus, Selasa (15/9/2020).

Eny mengatakan, angka HIV-AIDS di Kudus tahun 2020 meningkat. Pada tahun 2020 ini dalam periode bulan Januari-Juni mencapai 86 kasus. Tahun 2019 di periode yang sama, angkanya 60 kasus.

Dari, 86 kasus HIV di Kudus tahun 2020 di antaranya tiga orang meninggal dunia. Jumlah kasus tersebut pun didominasi laki-laki.

“Kalau keseluruhan kasus secara kumulatif dari beberapa tahun jumlah kasus HIV-AIDS mencapai 1.200 kasus,” terang Eny.

“Sehari (kemarin) kita ada penemuan empat kasus,” sambung dia.

Eny mengatakan, faktor yang menyebabkan angka HIV-AIDS meningkatkan di antaranya faktor hubungan sesama lelaki hingga karena faktor seks yang berisiko. Usia mereka di antara 18-19 tahun.

Ditambahkan Eny, bahwa teman-teman ODHA (Orang dengan HIV-AIDS) sebelumnya sudah dibekali untuk menghadapi pandemi virus Corona atau Covid-19. Para ODHA sudah diberikan masker dan face shield. Hingga saat ini, belum ada ODHA di Kudus yang terpapar Corona.

“Jadi kita membackup, kita memberikan teman-teman ODHA, karena imun yang rendah karena itu kan mudah sekali virus yang lain masuk terutama Covid-19 nya. Kami sudah membentengi dengan memberikan masker secara gratis perorang. Kita berikan secara gratis di teman komunitas ODHA. Kewajiban pakai masker kedua pakai Face Shield dan sampai sekarang teman ODHA tidak ada yang positif Covid-19. Karena dari awal kita bentengi,” tandas Eny.(lin/smol/dtc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here