Minggu, 28 Februari 2021

Cara Menghilangkan Formalin pada Mi, Tahu, dan Ikan

SMOL.ID – Di era pandemi, masyarakat menengah ke bawah yang paling terkena dampaknya.

Akibatnya dalam memenuhi bahan kebutuhan pokok, yang penting bisa membeli. Yang penting bisa dijadikan persediaan di rumah.

Ariani, warga Jepara. (aa)

“Yang penting di rumah selalu tersedia sembako cukup. Seperti beras, gula, mi instan, ikan, tempe, tahu, daging ayam, dan sejenisnya. Itu sudah membuat kami tenang,” kata Ariani, warga Jepara.

Hal yang sama juga diungkapkan sahabatnya, Arum, warga Semarang.

Arum Chasanah, warga Semarang. (aa)

“Iya, yang penting sembako di rumah cukup. Jajan untuk anak anak ya cukup. Ibu-ibu seperti saya ini sudah merasa ayem,” katanya.

Ya persediaan sembako yang cukup, vs kadang selain beras, gula, ada bahan makanan seperti mi, ikan, dan tahu.

Ketiga jenis bahan makanan ini yang rawan diberi bahan formalin.

Sebagaimana kita ketahui, formalin adalah bahan kimia berbahaya yang kerap dicampurkan ke makanan oleh pedagang curang.

Heny Budi Utari, PhD. (aa)

Sebagai konsumen kita pun jadi waswas, takut bila tanpa sengaja membeli makanan berformalin dan meracuni diri dan keluarga sendiri. Untungnya, menurut
Heny Budi Utari, PhD (Central Proteina Prima Company of Jakarta, Indonesia
Animal Health Service, Technology Reasearch and Development Division), ada cara untuk menghilangkan kadar formalin dari makanan.

Ikan Asin

Ikan asin yang berformalin perlu direndam selama 60 menit agar formalinnya terlepas dari ikan dan terlarut ke air rendamannya. Level formalin akan berkurang sebanyak 61.25% bila ikan asin direndam dalam air biasa. Sebaiknya, perendaman ikan asin dilakukan di air garam karena dapat menghilangkan level formalin hingga 89.5%.

Tahu

Tahu yang berformalin pun bisa dinetralkan dengan cara yang mudah. Cara terbaik adalah dengan merebusnya sampai mendidih kemudian menggorengnya. Teknik ini terbukti dapat menghilangkan hampir semua kandungan formalin di dalam tahu tersebut. Cara lain juga bisa dilakukan dengan mengukusnya atau merendamnya di air panas. Namun, kedua cara ini hanya dapat mengurangi kandungan formalinnya, bukan menghilangkannya secara total.

Mi Basah

Untuk mie basah, caranya lebih mudah lagi. Cukup rendam saja mie dalam air panas selama 30 menit. Teknik sederhana ini terbukti dapat menghilangkan kandungan formalinnya hingga 100%. Jangan lupa, cuci kembali mie dengan air biasa setelah perendaman untuk memastikan tidak ada sisa formalin yang masih menempel.

Ikan Segar

Ikan segar yang diberi formalin juga bisa dinetralkan kembali sehingga aman untuk dikonsumsi. Campurkan cuka ke dalam air hingga konsentrasinya mencapai 5%. Kemudian, rendam ikan di larutan tersebut selama 15 menit. (Ali Arifin – aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA