Kiai Milenial Ingin Hendi Gratiskan Madrasah

11

Calon Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi foto bersama dengan relawan Jaringan Kiai Milenial (JPM) se-Kecamatan Gunungpati di rumah pengasuh Pondok Pesantren Roudlotus Saidiyyah, Kalialang, KH Said Al-Masyhad usai bersilaturahmi. (aa)
 

SMOL.ID – SEMARANG – Jaringan Kiai Milenial (JKM) Se-Kecamatan Gunungpati menginginkan dalam kepemimpinan Hendrar Prihadi – Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita) periode kedua (2020-2025) menggratiskan biaya pendidikan di lingkungan madrasah.

‘’Kalau sekarang SMP Negeri gratis dan SMP Swasta Gratis, kami berharap agar Semarang semakin hebat Madrasah Negeri maupun swasta juga gratis. Namanya betul-betul nasionalis relejius semua mendapat perhatian,’’ tegas KH Mamnuhin (Gus Nuhin), pengasuh pondok pesantren Al-Asror, Gunungpati, Semarang, kemarin malam.

Dia mengatakan hal itu disela-sela menerima silaturahmi calon Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di kediaman pengasuh Pondok Pesantren Roudlotus Saidiyyah, Kalialang, Gunungpati, KH Said Al-Masyhad.

Hendi malam itu hanya didampingi istrinya Krisseptiana (Mbak Tia), sedang sejumlah relawan JPM yang hadir yaitu KH Said Al-Masyhad, Ir KH Hammad Maksum (Gus Hammad) dan para alim ulama dan bu nyai se-Kecamatan Gunungpati.

‘’Kehadiran kami ingin bersilaturahmi dengan para kiai dan bu nyai. Mohon doa restu untuk maju kembali Hendi-Ita dalam Pilkada Rabu, 9 Desember 2020,’’ kata Hendi.

Dia mengharapkan partisipasi seluruh warga Kota Semarang untuk datang ke TPS mencoblos kartu suara yang ada gambarnya. Sedang kartu suara yang tidak ada gambarnya alias kotak kosong jangan sampai dicoblos. Pernyataan Hendi itu ditegaskan lagi oleh pimpinan JPM Kota Semarang KH Said Al-Masyhad agar warga Kota Semarang memilih kartu suara yang ada gambarnya.

‘’Gambar kotak kosong yang tidak ada gambar orangnya biarkan saja jangan dicoblos. Coblos yang ada gambar Mas Hendi dan Mbak Ita saja,’’ tegasnya sambil memperlihatkan contoh kartu suara.

Semarang Hebat

Gus Nuhin mengharapkan agar periode kedua, Hendi-Ita betul-betul mewujudkan ‘’Semarang Hebat’’ tidak hanya slogan, tetapi hebat secara hakiki dzahiran wabathinan (lahir-batin).

‘’Alhamdulillah periode kemarin. Pendidikan relejius sudah disentuh dengan memperhatikan guru-guru Madrasah dan Taman Pendidikan Al-AQur’an (TPQ). Muga-muga periode kedua madrasah di Kota Semarang bisa gratis seperti SMP Negeri maupun swasta. Ini baru Semarang Hebat lahir batin namanya,’’ kata Gus Nuhin sambil mengacungkan dua jempolnya.

Dia mengakui, di bawah Hendi-Ita pembangunan Kota Semarang begitu pesat dibanding daerah-daerah lain. ‘’Kerja sama dengan para ulama dan kiai se-Kota Semarang begitu harmonisnya. NU, Muhammadiyah dan ormas lainnya semua bekerja sama mewujudkan Kota Semarang yang hebat,’’ katanya.

Gus Hammad, Sekretaris JPM Kota Semarang berjanji akan mengawal usulan dan masukan dari Gus Nuhin tersebut. ‘’Selama ini pondok pesantren, masjid, mushala dan madrasah sudah banyak mendapat perhatian dari Mas Hendi. Mudah-mudahan periode kedua ini akan lebih mantap lagi,’’ tegasnya. (Ali Arifin – aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here