Kapal Cepat Tak Berawak Kreasi Tim Perkapalan UNDIP Menang di KKCTBN 2020

19

SMOL.ID – SEMARANG – Empat kreasi Tim Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang berhasil meraih penghargaan tingkat nasional di Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN) tahun 2020.

Dalam kontes yang diselenggarakan pada 5–7 November di area danau Kampus III Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tersebut, Tim UNDIP meraih penghargaan untuk desain apal rumah sakit autonomous, desain kapal ambulans autonomous, lay out ruang akomodasi penumpang kapal Ro-Ro Existing dan desain kapal cepat listrik sistem kendali jarak jauh.

KKCTBN 2020 merupakan salah satu agenda penting yang diinisiasi Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, sebagai wadah untuk mengembangkan inovasi bidang perkapalan yang melibatkan mahasiswa dan dosen dari bidang ilmu terkait. Di tahun 2020, KKCTBN mengambil tema “Inovasi Teknologi Kemaritiman dalam Penanganan Covid-19”.

Tema tersebut diambil sebagai salah satu bentuk respons dan keterlibatan pendidikan tinggi di Indonesia dalam menangani musibah pandemic Covid-19. Kepala Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Asep Sukmayadi, mengatakan ada 3 kategori yang dilombakan, yaitu Lomba Desain dan Re-Desain Layout Akomodasi Penumpang Kapal, Lomba Pembuatan dan Performa Prototipe Kapal ASV, ERC, FERC; serta lomba poster sesuai dengan tema yang telah ditetapkan. Setiap kategori dibagi menjadi beberapa subkategori.

Ajang kreasi yang diharapkan sebagai sarana munculnya ide anak negeri ini, Pada tahun ini, kegiatan lomba diikuti tim dari 44 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dari seluruh Indonesia.Rincian, 46 tim pada Kategori I (Lomba Desain Inovasi Kapal Kesehatan), 49 tim pada Kategori II (Lomba Pembuatan dan Performa Prototype), dan 82 tim pada Kategori III (Poster).

Tim dari Kampus Universitas Diponegoro yang berhasil masuk dalam nominasi, empat karya inovasinya mendapat penghargaan. Di kategori I, kreasi Tim HYD Lotus mendapatkan penghargaan untuk subkategori Lomba Desain Inovasi Kapal Rumah Sakit Autonomous; kemudian Tim HYD Light mendapatkan penghargaan pada subkategori Lomba Desain Inovasi Kapal Ambulan Autonomous.

Adapun Tim CA2PROJECT mendapakan penghargaan pada subkategori Lomba Re-Design Lay-Out Ruang Akomodasi Penumpang Kapal Ro-RoExisting, dan di Kategori II Tim HYD -Blue Lotus mendapatkan penghargaan atas inovasinya pada subkategori Kapal Cepat Listrik dengan Sistem Kendali Jauh (Electric Remote Control/ERC).

Keberhasilan yang diraih Tim Teknik Perkapalan Undip merupakan hal yang membanggakan dan menjadi bukti nyata bahwa civitas akademika PTN yang ada di Kota Semarang ini ikut memberikan sumbangsih keilmuannya untuk pengembangan teknologi di Indonesia, khususnya dalam bidang maritim dan perkapalan. Inovasi-inovasi tersebut, diharapkan bisa diimplementasikan di hilir sebagai produk industri yang bermanfaat bagi masyarakat.

Berdasar hasil penilaian, Pusat Prestasi Nasional memutuskan finalis Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional 2020, sebagai berikut:

Lomba Desain Inovasi Kapal Rumah Sakit Autonomous: IMFISHER 1 (Universitas Brawijaya), HYD White Lotus (Universitas Diponegoro), AQC COFFTEA (Universitas Hasanuddin), Navire Medical (Universitas Indonesia), Banawastara (Universitas Muhammadiyah Surabaya).

Lomba Desain Inovasi Kapal Ambulan Autonomous: Nawasena ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), HYD – Light (Universitas Diponegoro), HTMB GO_THREE (Universitas Hang Tuah), Flying Dutchman (Universitas Indonesia), Petranesian (Universitas Kristen Petra).

Lomba Re-Design Lay-Out Ruang Akomodasi Penumpang Kapal Ro-Ro Existing: Nawasena ITS Team (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), GARUDA LAYANG XIII (Politeknik Negeri Banyuwangi), Jaya Katwang (Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya), IMFISHER (Universitas Brawijaya), CA2PROJECT (Universitas Diponegoro).

Kapal Kendali Otomatis (Autonomous Surface Vehicle/ASV) Untuk Misi Penanganan Covid-19: Barunastra Roboboat Team ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), GARUDA LAYANG X (Politeknik Negeri Banyuwangi), AEROships (Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya), MAVIS Mk.I (Universitas Negeri Yogyakarta), ANTARES BUV (Universitas Sebelas Maret Surakarta).
Kapal Cepat Listrik dengan Sistem Kendali Jauh (Electric Remote Control/ERC) Untuk Misi Penanganan Covid-19: DNA Hydromodelling ITS Team (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), CAKALANG 3 (Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya), HYD – Blue Lotus (Universitas Diponegoro), Mekatronic Team 2 (Universitas Muhammadiyah Malang), El-Moana (Universitas Sebelas Maret Surakarta).

Kapal Cepat Berbahan Bakar dengan Sistem Kendali Jauh (Fuel Engine Remote Control / FERC) Untuk Misi Penanganan Covid-19: Barunastra ITS FERC Nala Sadewa (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), Cakalang 7 (Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya), IMFISHER 5 (Universitas Brawijaya), Mekatronic Team 1 (Universitas Muhammadiyah Malang), Maheswari Udadi (Universitas Sebelas Maret Surakarta). (aa/smol)

Berita sebelumyaWarga Kecepit Pemalang Dapat Sertifikat Tanah dari Program PTSL Nasional
Berita berikutnyaBupati Kebumen: Biaya Urus Sertifikat PTSL Maksimal Rp 300 Ribu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here