Rabu, 20 Januari 2021

Jadi Klaster, 18 Orang Sekeluarga di Yogya Kena Corona-8 Tetangga Tertular

SMOL.ID, YOGYAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mencatat ada 26 kasus virus Corona dari klaster keluarga di Kecamatan Danurejan, Kota Yogyakarta. Klaster ini bermula dari 18 sekeluarga yang positif Corona dan menyebar ke tetangganya.

“Jadi ada tambahan itu yang (di kampung) Juminahan (Kelurahan Tegalpanggung Kecamatan Danurejan) yang 18 sekeluarga itu. Tetangga-tetangganya ada delapan yang terkena, jadi itu sudah klaster karena tetangganya sudah kena,” kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi di kantornya, Yogyakarta, Jumat (20/11/2020).

Heroe mengatakan kedelapan kasus itu merupakan orang tanpa gejala (OTG). Saat ini, masing-masing telah diminta menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

“Jadi delapan orang tetangga ini OTG. Mereka saat ini lakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing,” ujarnya.

Heroe menerangkan klaster keluarga ini terungkap saat seorang kepala keluarga di Kecamatan Danurejan meninggal positif Corona sekitar awal November silam. Dari situ petugas lalu melakukan tracing kontak.

“Status positifnya tersebut, baru diketahui setelah meninggal dunia. Selanjutnya dilakukan screening. Ternyata, di dalam satu rumah itu ada 21 orang, hasilnya 18 positif. Satu orang yang positif, yang kepala keluarga itu meninggal dunia. Lalu, ada satu yang belum swab,” ujarnya.

Haroe menambahkan seorang yang belum tes swab itu bekerja di Surabaya, Jawa Timur. Sebelum kepala keluarga itu meninggal, ada juga anggotanya yang meninggal dunia karena sakit jantung sehingga tidak di-swab.

“Jadi beberapa hari sebelum kepala keluarga meninggal, ada satu orang dari keluarga itu yang meninggal dunia. Usia 63 tahun karena penyakit jantung,” kata Heroe.

Sejauh ini, kata Heroe, dari 18 orang yang terkonfirmasi positif dalam satu keluarga itu 16 di antaranya berstatus orang tanpa gejala (OTG). Sementara itu, ada dua orang yang harus menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.

“Sekarang isolasi mandiri. Makanya, hari ini teman-teman saya minta memastikan kondisinya, memungkinkan isolasi di rumah, atau harus ke shelter,” ujarnya.(lin/smol/dtc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Popular

Komentar