PWI Gandeng Diskominfo Jateng Gelar Uji Kompetensi Wartawan 2020

23

SMOL.ID – SEMARANG – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Dinas Kominfo Provinsi Jawa Tengah kembali menggelar Uji Kompetensi Wartawan, 26-27 November 2020 di Hotel Dafam Semarang.

Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS mengatakan, UKW kali ini adalah untuk yang kedua hasil kerja sama dengan Dinas Kominfo Jateng. “Ini adalah UKW ke-17 selama masa periode kepengurusan kami, dan bagi PWI Jawa Tengah sudah yang ke-27 sejak tahun 2011,” kata Amir Machmud, Jumat (20/11).

Pelaksanaan UKW kali ini terdiri atas lima kelompok sebanyak 26 orang yang terdiri atas kategori muda 16 orang madya empat orang, utama enam orang.

Peserta berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah seperti Tegal, Kendal, Grobogan, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, dan daerah lainnya.

“Sebenarnya pendaftarnya ada 43 orang orang untuk kuota 30 peserta. Tetapi setelah diverifikasi oleh PWI Jateng kemudian verifikasi akhir oleh PWI Pusat, tinggal 26 saja yang memenuhi syarat untuk ikut UKW,” kata Amir Machmud.

Dikatakan, syarat yang umumnya tidak terpenuhi adalah tentang badan hukum perusahaan media yang bergerak di bidang penerbitan media, portal atau web.

“Banyak yang dalam akta notaris tertulis perusahaan bergerak di bidang usaha macam-macam, meskipun di dalamnya ada tentang media. Oleh Dewan Pers hal ini tidak diterima,” kata Amir Machmud.

Ditambahkan Amir Machmud, penyelenggaraan UKW kali ini benar-benar dengan protokol kesehatan yang ketat. Peserta, penguji, dan panitia harus mengikuti rapid test. Kemudian penataan meja-kursi yang digunakan untuk UKW juga dengan dipasangi sekat-sekat yang membatasi satu peserta dengan lainnya.

“Kami harus benar-benar ketat melaksanakan protokol kesehatan. Kami tidak ingin kegiatan-kegiatan seperti ini memunculkan klaster baru covid-19,” tambah Amir.

UKW ini diharapkan dibuka oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. “Kami sudah berkirim surat kepada Pak Gubernur, mudah-mudahan beliau bisa hadir seperti UKW-UKW sebelumnya,” tambahnya. (aa/smol)

Berita sebelumyaSekolah Boleh Buka Lagi 2021, Epidemiolog: Protokol COVID-19 Harus Tegas
Berita berikutnyaKPAI: Jika Protokol Kesehatan Belum Siap, Tunda Dulu Sekolah Tatap Muka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here