Selasa, 22 Juni 2021

Pegawai Pajak Menikmati Jadi Fotografer Dadakan

SMOL.ID – SEMARANG – Suasana Kantor Pelayanan Pajak Madya Semarang di Jl. Pemuda, lain dari hari biasanya. Betapa tidak, pegawai yang biasanya serius menangani masyarakat yang membayar pajak, hari itu (Selasa 24/11) menjadi fotografer dadakan. Para pegawai yang semuanya masih milenial berlatih fotografi untuk konten sosmed.

Wajah penuh ceria terlihat saat peserta diajarkan praktek langsung motret dengan menggunakan kamera HP dan DSLR. Acara yang dikemas dengan penuh  kekeluargaan berlangsung seru dan menarik, penuh canda dan tawa, terlebih materi diberikan langsung oleh Mas Tom, dosen yang juga fotografer langganan pejabat.

Tak hanya memaparkan secara teoritis, Soetomo dosen yang juga direktur pemasaran Smol.id mengajak peserta workshop untuk praktek langsung.

Pegawai KPP Madya praktek foto studio.

Suasana ruang aula disulap layaknya studio foto, dengan dipasang berapa studio lighting dan soft box, seperti studio professional.

Suasana menjadi semakin meriah ketika Kepala KPP Madya Semarang, Bernadette Ning Dijah Prananingrum, turut berpartisipasi dengan berperan sebagai model untuk praktek pengambilan gambar.

Motret untuk Konten Citra Perpajakan

Dengan mengenakan baju terusan warna hitam, wanita cantik ini berpose layaknya model. Tentu saja hal ini tidak disia-siakan anak buahnya untuk mengabadikan moment langka ini. Dengan menggunakan kamera HP dan DSLR karyawan berebut saling motret pimpinannya. “ibu hari ini  cantik banget, boleh agak noleh dikit, tuh keren ibu”, teriak karyawan sambil mencari posisi untuk bisa mengabadikan pimpinannya.

Ning, sapaan akrab wanita cantik yang juga Kepala KPP Madya Semarang berharap, “para pegawai unit kerjanya tidak hanya cakap dalam penggalian potensi perpajakan, tetapi juga mampu meningkatkan citra perpajakan itu sendiri di mata masyarakat. Salah satunya melalui konten kehumasan pada media sosial “, ujarnya.

Setelah puas melakukan praktek pemotretan studio secara langsung, karyawan  pegawai pajak dengan tekun menyimak penjelasan teknik fotografi. Bagaimana cara pengambilan gambar konten untuk kehumasan.

Tak kurang dari dua jam, peserta mempelajari teknik pengambilan foto yang bagus untuk sisial media. Selain menjawab berbagai pertanyaan dalam diskusi yang berlangsung, Soetomo juga membagikan voucher kepada peserta yang mampu menjawab dengan benar. Salah satu peserta seminar menanyakan mengenai teknik pengambilan foto kehumasan dalam acara seremonial.

“Kalau acara seremonial, saya tidak memprioritaskan  mengambil foto pejabat sedang tanda tangan, atau sedang mukul gong. Saya lebih suka ketika momen diskusi hangat, momen saat pejabat tersebut bersendau gurau dengan masyarakat, itu akan lebih menarik,” jawab Soetomo. Ia menambahkan, menangkap gambar saat pejabat sedang beraktifitas secara langsung  dengan masyarakat akan menimbulkan kesan humanis dan lebih enak untuk dilihat pembaca.

Kasi pelayanan Ratna Herawati, menyerahkan plakat kepada Soetomo yang juga direktur pemasaran Smol.Id.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Seksi Pelayanan, Ratna Herawati mengungkapkan, “ apresiasi terhadap pembicara atas kesediaannya dalam berbagi pengetahuan mengenai fotografi. Ia berharap peserta seminar dapat meningkatkan keahlian anak buahnya dalam pengambilan gambar, khususnya untuk mendukung konten kehumasan pada KPP Madya Semarang. (TM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA