Minggu, 17 Januari 2021

BPPTKG Ungkap Kondisi Terkini Kubah Lava Gunung Merapi

SMOL.ID – SLEMAN – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan catatan volume kubah lava baru di Gunung Merapi. Seperti apa perkembangannya?

Kepala BPPTKG Hanik Humaida menjelaskan posisi kubah lava yang baru ini berada di lereng sisi barat daya, tepatnya di kawah 1997. Kubah lava Merapi ini teramati sudah terbentuk sejak 4 Januari 2021 dan saat ini telah mengalami pertumbuhan.

“Per tanggal 13 Januari 2021, volume kubah lava di sisi barat daya sebesar 4.600 m3,” kata Hanik kepada wartawan, Rabu (13/1/2021).

Hanik menjelaskan kubah lava di Merapi sejauh ini baru teramati satu. Akan tetapi, berdasarkan data ada indikasi jika di bagian tengah kawah juga akan ada kubah lava. Kemungkinan itu pun masih terus dipantau oleh BPPTKG.

“Posisi kubah lava yang baru ini ada di atas Lava 1997, tapi ada indikasi di tengah kawah itu juga ada satu. Pada tanggal 31 Desember ada inflasi yang sangat kuat di situ (tengah kawah). Ada indikasi juga adanya kubah lava, namun demikian sampai sekarang kita masih menunggu perkembangannya secara terus-menerus,” jelasnya.

Sejauh ini, dari pengamatan BPPTKG kubah lava yang berada di sisi barat daya yang paling intens mengeluarkan awan panas guguran maupun guguran lava pijar.

“Ya jelas yang di atas (Lava) 1997 itulah yang lebih intens terjadinya pusat keluarnya magma menjadi yang sekarang sudah menjadi lava pijar dan juga kemarin ada awan panas,” ujarnya

Hanik menjelaskan jika pada dasarnya kubah lava di bagian barat daya dan bagian tengah merupakan satu kesatuan. Sebab, ada rekahan yang berada di kawah bagian tengah hingga bagian barat daya.

“Sebenarnya, ini satu kesatuan. Kalau kita lihat itu kan ada cracking (rekahan) di situ. Tadinya ada di tengah, lalu aktifnya ada di ujung. Itu bukan dua kubah, tapi saya kira itu adalah satu kesatuan saja, tapi yang lebih intens sekarang adalah munculnya di tebing,” jelas Hanik.

Sebelumnya, Hanik menyebut BPPTKG belum bisa menghitung volume kubah lava baru Gunung Merapi. Sebab, kubah lava yang muncul selain berada di lereng, juga masih sangat kecil untuk dihitung.

“Kita belum bisa menghitung karena limitasinya untuk dihitung (masih kecil). Karena posisinya di lereng dan masih kecil, ketinggiannya pendek, kita belum bisa menyampaikan volume kubah lavanya,” kata Hanik, Sabtu (9/1) lalu.

(sal/smol/dtc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Popular

Komentar