Sabtu, 16 Januari 2021

Perwakilan Dewan Tidak Ada Yang Hadir

SMOL.ID – YOGYAKARTA – Tidak ada satu pun pimpinan DPRD DIY yang hadir mengikuti vaksinasi yang berlangsung di Bangsal Kepatihan, Pemda DIY, Kamis (14/1). Meski dalam daftar ada nama Suharwanta sebagai pimpinan yang mewakili DPRD DIY.

Ketidak hadiran anggota dewan dalam acara tersebut, tidak membuat vaksinasi terhambat. Semua berjalan sesuai dengan jadwal yang telah diagendakan. Vaksinasi perdana dilakukan di Bangsal Kepatihan, Pemda DIY ini disaksikan wartawan yang turut meliput jalannya acara tersebut.

Orang pertama yang menjalani vaksin, adalah Wakil Gubernur DIY, KGPAA Sri Paduka Paku Alam X bersama istri GKBRAy Sri Paduka Paku Alam X yang turut dalam vaksinasi percontohan kali ini.

Selain itu, ikut pula Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji, Kapolda DIY Irjen Pol Asep Suhendar, Direktur RSUP Dr Sardjito dr Rukmono Siswishanto, Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie, serta perwakilan tokoh agama DIY.

Vaksinasi dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, sehingga tidak semua orang bisa mendekat apalagi mengikuti jalannya vaksinasi. Semua ini dilakukan demi keamanan dan kenyamanan petugas maupun para relawan yang mengikuti suntikan vaksin tersebut.

Menyinggung soal ketidak hadiran wakil ketua dewan dalam acara tersebut, Huda Tri Yudiana, Wakil Ketua DPRD DIY, mengatakan, semula wakil pimpinan DPRD DIY yang akan ikut dalam vaksinasi adalah Suharwanta.

Keputusan tersebut diambil dari rapat internal pimpinan mempertimbangkan faktor kesehatan dan usia pimpinan. Ketidakhadiran Suharwanta dalam vaksinasi kali ini, lanjut dia, bukan karena adanya penolakan.

Namun kondisi kesehatan Suharwanta tidak mendukung sepulang dari Jakarta tadi pagi (Kamis 14/1) karena sakit. Jadi, katanya sekali lagi bukan karena tidak mau, tapi memang karena sakit.

“Beliau (Suharwanta) bukan tidak mendukung, namun sedang sakit. Beliau baru pulang dari Jakarta tadi pagi. Sekarang kondisinya sakit, sehingga tidak memungkinkan mengikuti vaksinasi,” ujar Huda menjawab pertanyaan wartawan.

Menurut dia, vaksinasi perdana DIY yang dilakukan di Bangsal Kepatiihan, Pemda DIY, sudah diputuskan pemerintah pusat sehingga tak bisa digantikan begitu saja dalam waktu dekat.

Hal tersebut yang menjadikan alasan tidak adanya perwakilan dewan yang turut dalam vaksinasi hari ini. ”Barangkali itu yang menjadi salah satu alasan perwakilan dari dewan tidak hadir, tapi bukan berarti dewan tidak setuju. Dewan tetap mendukung,” katanya. (Rangga Permana/aa/smol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Popular

Komentar