Sabtu, 6 Maret 2021

Hari Terakhir Pencarian Sriwijaya Air, Basarnas Koordinasi ke Menhub

SMOL.ID, JAKARTA – Hari ini memasuki hari terakhir waktu perpanjangan pertama pencarian Sriwijaya Air SJ182. Basarnas akan berkoordinasi ke Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi untuk menentukan apakah pencarian kembali diperpanjang atau tidak.

“Sekarang hari terakhir dari waktu perpanjangan. Kalau aturan atau UU pencarian dan pertolongan itu waktu operasinya 7 hari. Kemudian kemarin kita dengar diperpanjang satu kali selama 3 hari. Nah hari ini hari terakhir, apakah hari ini diperpanjang atau tidak, mari kita menunggu keputusan dari pemimpin,” kata Direktur Operasi Basarnas Brigjen Rasman MS di dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (18/1/2021).

Rasman mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi untuk nantinya dilaporkan ke Menhub. Dia meminta publik bersabar menanti hasil keputusannya.

“Hari ini Kabasarnas akan berkoordinasi dengan instansi terkait dan nanti akan dilaksanakan evaluasi dan dilaporkan ke Menhub untuk ditentukan apakah diperpanjang atau tidak. Mari kita menunggu. Apapun keputusannya tentu banyak sekali pertimbangan yang mendasari diperpanjang atau diakhiri hari ini,” ujarnya.

Meski begitu, tim SAR gabungan tetap fokus dalam proses evakuasi di hari terakhir masa perpanjangan pencarian Sriwijaya Air SJ182. Rasman mengatakan pihaknya tetap mengerahkan kekuatan terbaik.

“Bagi kita, kita melaksanakan tugas secara baik. Kita melaksanakan pemberitaan dengan baik, kami juga melaksanakan penyelaman, pencarian, dukungan, pengerahan potensi, alut, dan sebagainya juga dilaksanakan dengan baik sehingga nanti tidak ada tanya diperpanjang atau tidak. Nanti disampaikan. Jam berapa, kita tunggu saja,” pungkasnya.

Sebelumnya, masa pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ182, yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, telah memasuki hari ke-10. Basarnas pun belum memutuskan apakah akan kembali memperpanjang masa pencarian atau tidak.

“Kita melihat hasil nanti karena kan perpanjangan pertama itu kan sampai dengan hari Senin. Nanti akan kita evaluasi bagaimana. Apakah mau diperpanjang atau tidak, menunggu hasil evaluasi besok,” ujar Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan dan Kesiapsiagaan Basarnas, Bambang Suryo Aji, di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (17/1/2021).

Dia menyampaikan keputusan perpanjangan masa pencarian Sriwijaya Air akan melihat situasi yang ada di lapangan. Terlebih, kata Suryo, masih ada beberapa instrumen yang belum ditemukan, seperti cockpit voice recorder (CVR) pesawat.

“Kemudian korban juga saya lihat setiap hari masih banyak kita mengevakuasi bagian tubuh korban. Nanti kita lihat perkembangannya, apakah di sana berkurang karena sudah terbawa arus dan sebagainya,” ucap dia.

Di samping itu, pertimbangan lainnya adalah permintaan keluarga korban yang menginginkan jasad keluarganya dapat diidentifikasi. “Kalau di lapangan masih keliatan banyak korban yang masih kita evakuasi, kita akan terus melaksanakan evakuasi,” tutur Suryo.(lin/smol/dtc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA