Selasa, 2 Maret 2021

Pesawat Tempur Israel Gempur Gaza Usai Serangan Roket

SMOL.ID, GAZA CITY – Jet-jet tempur dan helikopter Israel melancarkan serangan udara di Jalur Gaza pada Sabtu (16/1) dan Minggu (17/1) dini hari waktu setempat. Serangan diluncurkan beberapa jam setelah roket ditembakkan dari wilayah itu dan menghantam gudang kosong.

Dilansir AFP, Senin (18/1) serangan Israel itu menargetkan instalasi militer Hamas. Tentara Israel mengatakan itu termasuk “dua lokasi pembuatan roket, infrastruktur bawah tanah dan fasilitas pelatihan untuk angkatan laut kelompok Hamas.”

Belum ada laporan terkait korban. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan mereka menganggap Hamas, yang menguasai Jalur Gaza, bertanggung jawab atas serangan roket ke Israel.

Secara terpisah, dilaporkan bahwa pasukan yang ditempatkan di pagar keamanan Gaza menembakkan peluru tank ke sebuah pos Hamas pada Sabtu (16/1) malam waktu setempat. Insiden yang terjadi tak lama setelah tembakan roket itu sedang diselidiki oleh tentara.

Pihak militer Israel mengatakan serangan roket itu terjadi sekitar pukul 21.30 waktu setempat, memicu sirene di Ashkelon dan zona industri di selatan kota itu, sebuah daerah di mana puluhan ribu orang tinggal.

Menurut pejabat kota, kebakaran roket menyebabkan kerusakan gudang di Ashkelon.

Seorang wanita hamil terluka ketika dia lari ke tempat berlindung pada saat sirene dibunyikan, situs berita Ynet melaporkan. Dia dikatakan dalam kondisi baik.

Tidak ada kelompok Gaza yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, namun juru bicara Hamas mengatakan bahwa serangan balasan oleh IDF atau militer Israel adalah “bodoh,” dan bahwa “perjuangan” akan terus berlanjut.

Minggu lalu, dua roket ditembakkan ke Israel tengah dari Jalur Gaza. Kedua proyektil itu menghantam area terbuka, tidak menyebabkan cedera maupun kerusakan.

Kelompok Hamas mengirim pesan ke Israel yang mengklaim bahwa roket itu ditembakkan secara tidak sengaja, disulut oleh petir selama badai, penjelasan yang tampaknya diterima oleh militer militer Israel.(lin/smol/dtc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA