Minggu, 7 Maret 2021

Tanah Gerak di Brebes Meluas, 14 Rumah Warga Rusak Berat

SMOL.ID, BREBES – Bencana tanah gerak di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, meluas. Kali ini, tanah gerak terjadi di Dusun Legoksari, Desa Buniwah, Kecamatan Sirampog, yang mengakibatkan 14 bangunan rusak.

Kasi Logistik BPBD Brebes, Farid, mengatakan tanah gerak secara perlahan terjadi di Dusun Legoksari RT 01 RW 03 sejak tanggal 14 Januari lalu.

“Kejadiannya sejak 14 Januari. Sekitar 16.00 sampai pagi pukul 05.00 hujan deras tidak berhenti. Akibatnya tanah di desa itu gerak. Ada 14 bangunan termasuk musala yang rusak ringan sampai rusak berat,” kata Farid saat ditemui di lokasi bencana, Selasa (19/1/2021).

Warga yang rumahnya rusak berat terpaksa diungsikan ke tempat yang lebih aman. Mereka diminta tidak menempati rumah untuk sementara waktu karena bisa membahayakan keselamatan jiwa.

Menurut Farid, pergerakan tanah di Dusun Legoksari ini masih terus berlangsung. Warga diminta waspada dan mengamankan diri bila terjadi hujan deras karena sangat berpotensi terjadi pergerakan tanah yang lebih parah.

Data sementara, 14 bangunan rumah dan musala terdampak. Empat di antaranya mengalami rusak berat.

“Untuk jumlah rumah terdampak masih bisa bertambah dan bisa menjadi menjadi lebih parah mengingat pergerakan tanah masih terjadi dan cuaca yang masih cukup ekstrem dengan curah hujan yang sangat tinggi,” jelasnya.

Tanah gerak yang terjadi ini disebabkan kondisi tanah yang labil. Tanah labil ini akan bergerak bila ada hujan dengan intensitas tinggi.

“Menurut petugas geologi, tanah di sini memang labil. Makanya warga jangan menempati rumah saat hujan deras. Bisa bahaya karena tanah gerak bisa saja merobohkan rumah,” imbuh Farid.

Salah seorang warga yang rumahnya terdampak, Salim (58), mengatakan sebelum kejadian terjadi hujan lebat dari sore hingga pagi. Setelah hujan itu, banyak bagian bangunan rumah yang retak.

“Paginya saya lihat rumah saya retak di bagian dinding dan pondasi. Tambah ke sini rusaknya makin parah,” tutur Salim.

Sebelumnya, bencana tanah gerak terjadi di Dusun Sambungregel, Desa Manggis, Kecamatan Sirampog, Brebes.

Camat Sirampog, Lukman Hakim, mengatakan tanah gerak terjadi pada tanggal 13 Januari lalu. Pada Senin (18/1), tanah gerak masih berlangsung.

“Memang masih (ada pergerakan tanah) tapi tidak terlalu parah. Karena kebetulan dalam tiga hari terakhir hanya hujan biasa, tidak terlalu deras,” kata Lukman Hakim saat dimintai konfirmasi via telepon, Senin (18/1).(lin/smol/dtc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA