Kamis, 4 Maret 2021

Ganjar Minta Pengungsi Tak Pulang, Ingatkan Potensi Bahaya Merapi Berubah

SMOL.ID, BOYOLALI – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengatakan Gunung Merapi telah memasuki fase erupsi dengan potensi bahaya berada di sisi barat. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta para pengungsi tetap bertahan di tempat pengungsian.

“Jangan, jangan (pulang) dulu! Pokoknya ikuti dulu, kalau diminta mengungsi ya mengungsi, karena kondisinya lagi seperti ini,” kata Ganjar di sela kunjungan kerja ke tempat evakuasi sementara (TES) Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Klaten, Selasa (19/1/2021).

Ganjar memaklumi masyarakat di lereng Merapi sudah terbiasa dengan kondisi Gunung Merapi. Meski begitu, dia berharap para pengungsi tetap mendengarkan instruksi dari petugas untuk mitigasi bencana Gunung Merapi.

“Kita jangan berspekulasi ya, meskipun saya tahu persis masyarakat sudah paham kondisi lingkungan. Tapi semua harus dipastikan dengan informasi dari pemegang otoritas,” pesan Ganjar.

Ganjar pun meminta warga tetap mengikuti perkembangan Gunung Merapi dari BPPTKG, BMKG, maupun para vulkanolog. Dia minta warga mematuhi instruksi yang diberikan oleh petugas.

“Ikuti tanda-tanda yang diberikan petugas. Ngungsi ya ngungsi, ora sah mulih sik ya ora mulih sik (tidak pulang ya tidak pulang) karena ini ada hujannya, letupan Merapi dan ada Coronanya,” jelas Ganjar.

Dia pun mengingatkan semua warganya tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Termasuk para petugas yang berjaga di pengungsian.

“Termasuk petugas kesehatan harus menerapkan protokol kesehatan. Untuk antisipasi baik lahar panas, lahar dingin sama semua juga harus diantisipasi dan BPBD saya minta siap terus-menerus berkoordinasi dengan pengamat Merapi,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Klaten, Sip Anwar, menyebut status Gunung Merapi saat ini di level Siaga. Meski terjadi hujan abu, kata dia, situasi saat ini masih terbilang aman terkendali.

“Hujan abu tadi pagi tapi masih aman terkendali. Kondisi pengungsi juga sehat semua sepanjang hari ini,” terang Sip Anwar.

Dalam kunjungan ini, rombongan Ganjar tiba didampingi Bupati Klaten Sri Mulyani dan pada Muspida tiba pukul 16.30 WIB. Ganjar menemui pengungsi, berbincang dan mengecek lokasi sementara pengungsi di aula balai desa.

Kunjungan dilanjutkan ke dapur umum untuk berbincang dengan warga yang memasak. Kunjungan diakhiri dengan mengecek tempat evakuasi di bekas SDN 2 Balerante.

Sebelumnya diberitakan, BPPTKG memperbarui potensi dan daerah bahaya erupsi Gunung Merapi saat ini mengarah ke beberapa sungai di sisi barat. Kepala Seksi Gunung Merapi Agus Budi Santoso membeberkan saat ini terjadi perubahan morfologi puncak di sisi barat dikarenakan adanya aktivitas guguran dan munculnya kubah lava 2021. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas dan berdasarkan arah erupsi, maka potensi bahaya saat ini berubah.

“Potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 kilometer. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak,” kata Agus dalam jumpa pers virtual, Sabtu (16/1).(lin/smol/dtc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA