Minggu, 28 Februari 2021

Banjir Hingga Kelangkaan Pupuk Masih Menjadi Problem Kecamatan Buluspesantren

SMOL.ID – KEBUMEN – Permasalahan banjir, kelangkaan pupuk, jaminan sosial hingga kesehatan sepertinya masih menjadi topik hangat untuk dibicarakan di forum-forum pertemuan Kepala Desa. Salah satunya Pertemuan Rutin Kepala Desa se-Kecamatan Buluspesantren Bulan Januari 2021 serta Sarasehan dengan Wakil Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto, SH yang diadakan Rabu, 20 Januari 2021 di GOR Desa Sangubanyu, Kecamatan Buluspesantren.

Acara yang turut dihadiri oleh Anggota DPRD Hj. Sri Susilowati, Kepala Dispermades P3A Kebumen Frans Haidar, Kepala Disperkim LH Kebumen Edi Rianto, Kepala Kesbangpol Kebumen Nurtaqwa Setyabudi, Forkopimcam Buluspesantren, serta TP PKK Buluspesantren tersebut membahas berbagai problematika dalam kehidupan masyarakat terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan dan masalah penting lainnya.

“Penyerapan aspirasi dari Kecamatan Buluspesantren diantaranya adanya daerah yang sering banjir namun belum teratasi karena irigasi tidak sesuai sehingga terjadi banjir, seperti di daerah Indrosari. Kemudian BPJS untuk tenaga perangkat desa ini ada yang tidak bisa dipergunakan, kemudian juga tentang kelangkaan pupuk yang terjadi, ataupun adanya perbedaan kualitas ataupun khasiat antara pupuk bersubsidi dengan non subsidi,” ungkap Arif Sugiyanto Wakil Bupati Kebumen.

Lebih lanjut, Arif menyampaikan persoalan yang ada di Kebumen seperti halnya pengairan untuk pertanian bukan hanya menjadi persoalan Pemerintah Daerah saja. Akan tetapi hal tersebut juga menjadi persoalan provinsi dan pusat, guna menanggulangi sedimentasi sungai di Kebumen. Sedimentasi/ pendangkalan membawa beberapa dampak diantaranya banjir saat musim hujan, dan kekeringan saat kemarau. Hal tersebut tentunya sangat berpengaruh terutama pada sektor pertanian.

“Dalam penanganan pendangkalan sungai dan waduk ini wewenangnya dimiliki oleh pusat dan provinsi, untuk itu kedepan Pemerintah Daerah harus bisa berkoordinasi dengan instansi terkait yang ada di pusat maupun provinsi, guna menanggulangi permasalahan tersebut, agar tidak menjadi berlarut larut,” ujar Wabup. Source Prokopim Kebumen (Dimas/aa/smol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA