Selasa, 2 Maret 2021

Penambahan Kasus Positif Covid-19 di DIY Mencapai 478 Kasus

SMOL.ID – YOGYAKARTA – Pecah rekor kembali terjadi, setelah penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 di DIY, pada hari Jumat (23/1) mencapai 478 kasus. Sehari sebelumnya sempat mencapai bilangan empat ratus, namun belum aampai mencapai jumlah itu.

Angka penambahan ini, menurut Berty Murtiningsih, Juru Bicara Pemda DIY untuk Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Jumat sore, merupakan yang terbesar sejak awal merebaknya kasus Covid-19 di Daerah istimewa Yogyakarta (DIY).

Juru Bicara Pemda DIY untuk Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan dengan penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 di DIY sebanyak 478 kasus, maka total kasus terkonfirmasi menjadi 18.736 kasus.

Menurut Berty, Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman menjadi “penyumbang terbesar” penambaan kasus baru positif Covid-19 ini. Melihat data yang ada, penyumbang terbesar adalah Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman.

“Penambahan terkonfirmasi positif, Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman masing-masing 119 kasus. Sedangkan Kabupaten Bantul bertambah 97 kasus, Gunungkidul 77 kasus dan Kulonprogo 66 kasus,” ujarnya.

Terjadinya lonjakan di tengan PKM (Pembatasan Kegiatan Masyarakat), ujarnya, tidak dapat serta merta disimpulkan bahwa pelaksanaan PKM di DIY gagal. Penambahan angka tersebut, menurut dia, lebih banyak dari tracing kontak, yakni 299 kasus.

Ia menambakan, hal semacam itu menunjukkan aktivitas petugas untuk mencari dan menemukan mereka yang positif.

Sedangkan penambahan dari sisi periksa mandiri yang dilakukan oleh mereka yang terpapar, sebanyak 103 kasus, skrining karyawan kesehatan 4 kasus, pelaku perjalanan 1 kasus dan 71 kasus belum diperoleh info riwayat terpapar covid-19.

Sedangkan penambahan kasus meninggal pada Jumat, sebanyak 5 kasus, sehingga total kasus meninggal menjadi 422 kasus. “Penambahan kasus sembuh sebanyak 374 kasus, sehingga total sembuh menjadi 12.427 kasus,” katanya.

Ia merinci, kasus sembuh terbanyak di Kabupaten Sleman 220 kasus sembuh disusul Kota Yogyakarta, 100 kasus sembuh, Kabupaten Bantul 49, Kabupaten Gunungkidul 3 kasus sembuh dan Kabupaten Kulonprogo 2 kasus sembuh.

Sementara itu, Bupati Sleman, Sri Purnomo menurut salah satu putranya, dr. Raudi Akmal dalam kondisi yang baik. “Sudah tidak ada panas yang tinggi, denyut jantung normal dan saturasi juga 98 persen,” katanya.

Meski demikian, Bupati Sleman tetap menjalankan isolasi mandiri di rumah dinasnya. Bahkan, imbuhnya, rumah dinas Bupati Sleman saat ini dipasang garis pembatas dan dipasangi tulisan larangan melintas di area dalam.

Raudy menjelaskan, ayahandanya tetap menjalankan tugas pemerintahan memimpin Sleman melalui berbagai media. “Fasilitas telekomunikasi yang tersedia semua dimanfaatkan,” katanya. (Rangga Permana/aa/smol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA