Minggu, 28 Februari 2021

Polisi Bekuk Pengacara Gadungan, Sudah Beroperasi di Berbagai Kota

SMOL.ID – KARANGANYAR – Sat Reskrim Polres Karanganyar nerhasil membekuk seorang pengacara gadungan yang sudah beroperasi di berbagai kota, seperti Jakarta, Surabaya, Solo, Semarang, dan terakhir di Klaranganyar dan dilaporkan polisi.

Adalah Dimas Andy Wuryono (61) yang mengku seorang pengacara, pernah menjadi wali kota Lombok, dia berkenalan dengan seorang pengusaha Karanganyar bernama Handoyo Loano. Menurut Kasatreskrim AKP Tegar, Jumat (22/1), Setelah kenal, pengusaha itu minta diuruskan izin peternakan babi di Karanganyar. Dan biayanya disepakati Rp 40 juta.

Namun sampai berbulan-bulan, izin tidak jadi, bahkan saat ditagih, pengacara yang di KTP bernama Bambang Agus Handoko warga Mojosongo, Solo. Uang Rp 9 juta yang diterima dari pengusaha itu sudah digunakan untuk kepentingabn lain. Karena tertipu pengusaha itu lapor ke polisi.

Setelah mendapatkan laporan, polisi bergerak mengumpulkan barang bukti, dan pengacara itupun ditangkap dengan tuduhan penggelapan pasal 372 KUHP. Polisi sudah mengecek ke Kongres Advokat Indonesia, dan ternyata nama Dimas tidak tercantum di sana.

Saat ditanya, pria itu mengaku lulus dari Fakultas Darul Ulum, Jombang, dan tergabung dalam sebuah Federasi Pengacara Indinesia (Ferari) di Solo. Sehingga dia bukan anggota KAI. Dia juga mengakusudah praktek di berbagai kota.

Namun dia mengaku memang bukan pengacara, meski sudah menangani beberapa perkara, termasuk perkara besar di Slipi, Jakarta tentang rebutan tanah di sana. Kini pria itu harus berurusan dengan polisi untuk membuktikan dia pengacara atau bukan serta dugaan penggelapan yang dituduhkan.(joko dh/aa/smol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA