Selasa, 2 Maret 2021

Tidak Makan Buah dan Sayuran, Ini Efek Bagi Kesehatan

SMOL.ID, SEMARANG – Banyak orang tidak suka buah dan sayur. Ternyata ada 5 efek tidak makan buah dan sayuran bagi kesehatan. Yuk kenali apa saja yang mungkin bakal kamu alami!

Buah dan sayur merupakan bahan makanan yang mengandung banyak nutrisi dan vitamin untuk tubuh. Buah dan sayur perlu dikonsumsi setiap hari untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan vitamin.

Untuk sebagian besar orang, makan buah dan sayur bukan masalah yang besar. Tetapi untuk sebagian lainnya, konsumsi buah dan sayur adalah hal yang paling mereka benci.

Bukan hanya kekurangan nutrisi dan vitamin, ternyata ada alasan kesehatan di balik anjuran konsumsi buah dan sayur tiap hari. Bahkan, jika tidak mengonsumsi buah dan sayur akan ada beberapa masalah kesehatan yang cukup berbahaya.

Dilansir dari Livestrong (25/9) berikut ini 5 efek tidak makan buah dan sayuran bagi kesehatan:

1. Kelebihan berat badan

Makan sayuran dapat mengurangi kemungkinan makan berlebih, terutama makanan-makanan yang tidak sehat. Buahan-buahan dan sayur yang tinggi serat dan air menjadi bahan makanan rendah kalori yang aman untuk dikonsumsi.

Kandungan serat dan air dalam buah dan sayur akan memberi rasa kenyang lebih cepat tanpa memberikan kalori berlebih. Buah dan sayur harus masuk ke dalam porsi makan harian untuk menjaga kestabilan berat badan.

Konsumsi buah dan sayur dalam jumlah yang direkomendasikan terbukti dapat menurunkan risiko obesitas. Meningkatkan lebih banyak konsumsi buah dan sayur dari jumlah yang direkomendasikan bahkan terbukti dapat membantu menurunkan berat badan.

2. Mudah sakit

Kesehatan usus menjadi kunci utama menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Menjaga kesimbangan bakteri pada usus penting fungsinya untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. Dengan begini, kamu tidak akan mudah jatuh sakit.

Serat menjadi indikator utama yang memengaruhi jumlah dan keragaman bakteri pada usus. Serat banyak ditemukan dalam makanan nabati berupa sayur atau buah.

Bahan makanan seperti ini baik untuk meningkatkan pertumbuhan bakteri baik dalam usus. Secara ilmiah telah terbukti bahwa orang yang makan kurang dari 10 makanan nabati per minggu memiliki lebih sedikit jumlah bakteri di dalam ususnya.

3. Risiko Diabetes Tipe 2 Meningkat

Sebuah penelitian pada tahun 2020 menemukan bahwa asupan vitamin C dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2. Buah-buahan seperti jeruk akan menjadi camilan sehat yang tepat untuk rutin dikonsumsi.

Selain itu, makan lebih banyak buah dan sayur akan dapat menjaga keseimbangan berat badan. Obesitas yang terjadi pada tubuh seseorang juga dikaitkan dengan meningkatnya diabetes tipe 2.

Buah dan sayuran juga berfungsi untuk mengatur keseimbangan gula darah. Jika gula darah bisa terkendali dengan sangat baik, maka kamu akan lebih terhindar lagi dari diabetes.

4. Mengganggu Kesehatan Jantung

Penyakit jantung menjadi penyebab kematian nomor satu di seluruh dunia. Faktor risiko penyakit jantung yang tidak dapat diubah adalah usia dan keturunan.

Penelitian menunjukan bahwa pola makan nabati, seperti buah dan sayur, dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Buah dan sayur mengandung fitokimia yang membantu mengurangi peradangan.

Pola makan nabati juga terbukti dapat mengendalikan tekanan darah secara keseluruhan. Tekanan darah yang tidak terkendali dan mendadak tinggi berkaitan dengan penyebab utama penyakit jantung.

5. Masalah Pada Kulit

Efek dari kurangnya buah dan sayur adalah membuat masalah pada kesehatan kulit. Permasalahan pada kulit akan mulai bermunculan jika tubuh tidak menerima cukup asupan buah dan sayur.

Menurut penelitian pada 2008, 47% risiko dermatitis akan meningkat pada pola makan yang rendah sayur dan buah. Sedangkan, dengan meningkatkan konsumsi buah dan sayur akan menurunkan risiko dermatitis sebesar 25%.

Vitamin yang didapatkan dari buah dan sayur, salah satunya vitamin C, merupakan antioksidan kuat yang penting untuk pembentukan kolagen di kulit. Selain itu vitamin A juga secara aktif menjaga keremajaan kulit agar tetap terlihat awet muda.(lin/smol/dtc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA