Selasa, 9 Maret 2021

Gaji Bekerja di Kapal Pesiar Bisa Mencapai 2.500 Dolar AS/Bulan, Mau?

SMOL.ID – Bisa berpesiar dengan kapal pesiar (Cruise ship atau Cruise lines) begitu istimewa. Bahkan orang Amerika dan Eropa beranggapan bahwa belumlah lengkap hidup mereka jika belum naik kapal pesiar. Jadi begitu bergengsinya bagi mereka bisa berwisata dengan kapal pesiar.

Dalam Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas, kapal pesiar dalam bahasa Inggris berarti Cruise ship atau Cruise lines. Kapal pesiar adalah kapal yang dipakai secara khusus untuk tujuan rekreasi.

Arif Hendarto (aa)

Para penumpang menaiki kapal pesiar menikmati waktu yang dihabiskan di atas kapal yang dilengkapi dengan fasilitas penginapan, kamar atau cabin dan fasilitas bagaikan hotel berbintang. Sebagian kapal pesiar memiliki rute pelayaran yang selalu kembali ke pelabuhan asal keberangkatan yang dinamakan dalam bahasa Inggris homeport.

Lama pelayaran, pesiar atau dalam bahasa kerennya Cruise bisa berbeda beda mulai tiga hari Cruise, tujuh hari, dua Minggu bahkan sampai tiga bulan atau Cruise keliling dunia tidak kembali ke pelabuhan asal atau homeport. Kapal pesiar berbeda dengan kapal samudera (ocean liner) yang melakukan rute pelayaran reguler di laut terbuka kadang antarbenua dan mengantarkan penumpang dari satu titik keberangkatan ke titik tujuan lain.

Arif Hendarto (tengah) bersama kru Mein schiff TUI Cruise lines. (aa)

Sejarah Kapal Pesiar – Cruise Ship

Kapal pesiar atau Cruise ship telah ada sejak awal tahun 1800-an. Pelopornya Arthur Anderson, pebisnis asal Scotlandia. Dia memiliki ide ide berlayar untuk bersenang senang sebagai penumpang di laut lepas. Namun, kita baru mengenal beberapa tahun belakangan ini, padahal berpesiar dengan kapal pesiar sudah populer sejak 200 tahun yang lalu.

Namun berpesiar atau berwisata dengan kapal pesiar begitu istimewa dan masih berlaku hingga sekarang. Bahkan orang Amerika atau Eropa beranggapan belum dikatakan berwisata jika belum naik kapal pesiar.

Ini cerita Arif Hendarto (51), warga Jl Zebra Tengah III RT 06/RW 05 Pedurungan Kidul, Semarang. Sejak 1997 hingga 2014 alumnus Akpari/Stiepari Semarang 1991 ini bekerja di Carnival Cruise lines. Kemudian pada 2015 hingga sekarang pindah ke Mein schiff TUI Cruise lines.

Arif Hendarto di Mein schiff TUI Cruise lines. (aa)

”Kerja di kapal pesiar itu mengasyikan. Gaji karyawan pemula di kisaran 700-800 Dolar AS/bulan. Kalau sudah senior, bisa mencapai 2000-2500 Dolar AS/bulan,” kata Arif yang pada 2018 meraih penghargaan ”The best employee Mein schiff Urlaubsheld award May 2018”.

Arif yang kini menjabat sebagai Senior Cabin Steward di Mein schiff TUI Cruise lines itu menambahkan, bekerja di kapal pesiar biasanya menggunakan sistem kontrak. Tiap tahun teken kontrak sembilan bulan bekerja dua bulan libur. Kemudian teken kontrak lagi, berkelanjutan, sembilan bulan bekerja, dua bulan libur.

”Kita total bekerja selama sembilan bulan. Tiga bulan kita libur pulang ke anak istri,” kata suami Ima Winastri yang sudah dikaruniai dua anak, Miftah Rayhan Rico Ma’arif dan Cannavara Ma’arifa Bonita itu.

Fasilitas Mewah

Arif menambahkan, di kapal pesiar berbagai macam fasilitas yang serba mewah akan didapatkan para penumpang. ”Para penumpang (wisatawan) akan dimanjakan dengan berbagai fasilitas yang mewah.”

Fasilitas untuk para penumpang selain kamar (disebut cabin) dengan design interior yang mewah, juga ada kolam renang utama di open deck (lantai kapal disebut deck) dilengakapi dengan water slide. Juga ada beberapa lagi kolam renang yang lebih kecil, dilengkapi jaccucy air panas.

”Fasilitas olah raga seperti lapangan basket, mini golf, fitnes biasanya jadi satu dengan SPA dan sauna. Bahkan ada yang dilengkapi dengan panjat tebing, selancar air, selain itu ada casino, shopping center juga ada teater yang mempertunjukan hiburan tarian dan nyanyi.”

Ada satu fasilitas yang paling utama adalah restoran. Kapal pesiar mewah dipenuhi dengan berbagai macam kuliner yang memanjakan tamu untuk menikmati menu-menu makanan yang sangat lezat.

Sebuah kapal pesiar yang berkapasitas hampir tiga ribuan tamu tentu saja harus mempunyai restoran yang besar dan luas yang bisa menampung tamu yang jumlahnya banyak itu.

Biasanya kapal pesiar yang punya tamu ribuan punya dua restoran yang tentunya ketika sarapan, makan siang, dan makan malam diatur dengan jadwal agar semua tamu bisa makan di restoran.

”Ada satu restoran pendukung yang diperuntukkan untuk tamu agar punya pilihan lain untuk makan. Yakni, buffet restoran. Para tetamu bisa mengambil sendiri makanannya, restoran ini berada di deck dua belas yang berhubungan dengan kolam renang utama jadi tamu berjemur kemudian ketika waktu makan siang tiba tidak perlu ke restoran di deck bawah untuk pergi makan,” ujar alumnus SMA 5 Semarang ini.

Di kolam renang juga dilengkapi dengan bar jadi para tetamu bisa pesan minuman yang ditawarkan bar waiter dan diantar ke tempat tamu berjemur. Semua tamu akan dimanjakan dengan fasilitas-fasilitas yang ada, pasti menyenangkan bukan? Dan masih banyak lagi yang akan bisa kita nikmati apabila kita berlibur dengan naik kapal pesiar. (ali arifin/aa/smol – bersambung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA