Minggu, 25 Juli 2021

Ini Cara Sholat Hajat Lengkap Plus Doa Mustajab

SMOL.ID – Ini cara sholat sunah hajat. Sholat hajat sendiri ialah sholat yang dilakukan ketika seseorang memiliki suatu keinginan ataupun hajat.

Seseorang yang melaksanakan sholat ini memiliki harapan bahwa keinginannya ataupun hajatnya dapat dikabulkan oleh Allah SWT.

Tentunya keinginan ataupun hajat yang diminta sesuai dengan syariat-syariat Islam dan dipandang baik dan bukan sesuatu yang dilarang oleh agama.

Meminta sebuah keinginan saat melaksanakan sholat hajat biasanya untuk meminta sukses dalam hal karir, jodoh ataupun perlindungan dan lain sebagainya.

Dalam hadist pun dijelaskan mengenai sholat hajat, Rasulullah SAW bersabda:

“Siapa yang berwudhu dan sempurna wudhunya, kemudian sholat dua raka’at (shalat hajat) dan sempurna raka’atnya, maka Allah berikan apa yang ia pinta cepat atau lambat.” (HR.Ahmad)

Berdasarkan hadist tersebut, Rasulullah Shallallahu ‘allaihi wasallam pun mengajarkan bahwa kita senantiasa untuk meminta kepada Allah SWT melalui shalat bila sedang dalam kondisi memilliki hajat.

Keutamaan Shalat Hajat

Dilansir dream.co.id, tata cara sholat hajat sendiri termasuk mudah untuk dikerjakan. Dalam tata cara sholat hajat, waktu yang dilakukan bisa kapan saja kecuali pada waktu yang dilarang untuk mengerjakan shalat.

Shalat hajat dilakukan antara 2 hingga 12 rakaat dengan salam di setiap 2 raka’at. Selain berdoa untuk mendapatkan keinginan, melakukan sholat hajat pun memiliki banyak keutamaan di antaranya:

1. Mendapatkan pahala dari Allah SWT

2. Mendekatkan diri kepada Allah SWT

3. Mendapatkan perasaan yang tenang. Rasa tawakal yang lebih kuat

Tata Cara Shalat Hajat

Pada tata cara sholat hajat yang tidak ada larangan waktu mengerjakan selain di waktu yang memang dilarang sholat, hal ini dimaksudkan kita dilarang untuk mengerjakan setelah shalat Subuh hingga matahari terbit dan juga setelah waktu Ashar hingga matahari terbenam.

Namun untuk waktu terbaik yang bisa kamu kerjaakan untuk sholat hajat ialah saat malam hari. Terutama pada sepertengah atau sepertiga akhir malam.

Tata cara sholat hajat tidak memiliki perbedaan dengan sholat-sholat lainnya. Namun yang membedakan terletak pada niatnya.

Dan tentunya sebelum melaksanakan sholat kamu diharuskan suci dari hadast kecil ataupun hadast besar sebagai salah satu syarat sahnya sholat. Baik itu suci pakaian, tempat sholat dan badan.

Dan berikut tata cara sholat hajat lengkap yang mustajab yang telah dirangkum dari berbagai sumber.

1. Niat Sholat hajat

Niat pada sholat hajat juga diucapkan dalam hati seperti pada umumnya. Karena yang terpenting ialah niat hanya semata karena Allah dengan hati yang ikhlas dan juga mengharap ridha-Nya. Dan berikut lafadzh niat shalat hajat:

“ushollii sunnatal haajati rok’aataini lillahi ta’ala”

yang artinya: “Aku berniat shalat hajat sunnah hajat dua raka’at karena Allah Ta’ala”

2. Membaca doa Iftitah dan Al-fatihah

Urutan kedua dalam tata cara sholat hajat ialah membaca do’a istitah setelah takbiratul ikhram. Berikut bunyi dari do’a iftitah:

“Allaahu Akbaru kabiiraw-walhamdu lillaahi katsiiran, wa subhaanallaahi bukrataw-wa’ashiila. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas-samaawaati wal ardha haniifam-muslimaw-wamaa anaa minal musyrikiina. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi Rabbil ‘aalamiina. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiina”

Setelah membaca do’a iftitah dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah. Karena apabila tidak membaca surat Al-Fatihah makan sholatnya tidak sah. Hal ini dikarenakan Al-Fatihah merupakan bacaan wajib setiap sholat.

3. Membaca suratan pendek

Membaca suratan pendek dapat dilakukan dengan membaca surat yang biasa dibaca saat melakukan sholat. Namun pada tata cara sholat hajat ini, alangkah baiknya membaca surah Al-Ikhlas pada raka’at pertama ataupun Surat Al-Karifuun sebanyak 3 kali. Sedangkan untuk rakaat kedua kamu bisa membaca ayat kursi.

4. Ruku dengan tuma’ninah

5. I’tidal dengan tuma’ninah

6. Sujud dengan bacaan tuma’ninah

7. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah

8. Sujud kedua dengan tuma’ninah

9. Melakukan Raka’at kedua

Dalam melakukan rakaat kedua tata cara sholat hajat yang dilakukan sama dengan rokaat pertama. Namun pada rakaat kedua suratan pendek yang sebaiknya dibaca ialah ayat Kursi. Meskipun kamu bisa membaca surat lainnya.

10. Salam setelah rakaat kedua selesai, kita bisa mengakhirinya dengan salam. Namun apabila ingin melanjutkan sholat hajat, bisa kembali berdiri setelah melakukan salam.

Setelah melaksanakan sholat hajat kita juga dianjurkan untuk membaca doa-doa pada sholat hajat. Dan akan lebih baik apabila melakukan sujud dengan maksud tadzallul setelah salam. Hal ini dimaksudkan untuk merendahkan diri pada Allah Ta’ala.

Dan saat sujud ini dilakukan kamu bisa membaca:

“Subhahanallah walhamdulillah walaailaaha illallah waallahu akbar walaa haula wa quwwata illaa billahil ‘aliiyil ‘adzim” sebanyak 10 kali.

Setelahnya kita membaca “ Allahumma sholli ‘alaa sayyidina Muhammad wa ‘alaa ali sayyidina Muhammad” sebanyak 10 kali juga

Dan terakhir kita membaca doa keselamatan dunia dan akhirat “Rabbanaa aatinaa fidunyaa hasanah wa fil’akhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban nar”

Doa Sholat Hajat

Dalam tata cara shalat hajat, dianjurkan untuk membaca doa setelah selesai sholat hajat. Berikut tata cara doa selepas sholat hajat:

1. Ila hadratin Nabiyyil Mustofa Saw wa alihi wa aswajihi wa dzuriatihi wa sahabati wa tabiit tabiin wa ulamail amilina wa muhlisin muhlisina wa malaikatil muqorobin wa muslimin wal muslimat Al-Fatihah.

2. Membaca surat Al-Falaq, An-Naas serta Ayat Kursi dimana masing-masing sebanyak 3 kali.

3. Dilanjutkan dengan membaca doa sholat hajat.

LAA ILAHA ILLALLOHUL HALIIMUL KARIIMU SUBHAANALLOHI ROBBIL ‘ARSYIL ‘AZHIIM. ALHAMDU LILLAAHI ROBBIL ‘AALAMIIN. AS `ALUKA MUUJIBAARI ROHMATIKA WA ‘AZAAIMA MAGHFIROTIKA WAL GHONIIMATA MING KULLI BIRRI WASSALAAMATA MING KULLI ITSMIN LAA TADA’ LII DZAMBAN ILLA GHOFARTAHU WALAA HAMMAN ILLAA FAROJTAHU WALAA HAAJATAN HIYA LAKA RIDHON ILLA QODHOITAHAA YAA ARHAMAR ROOHIMIIN

4. Setelah membaca doa di atas, kita bisa memnyampaikan segala keinginan dan hajat dengan Bahasa kamu. Karena doa yang baik ialah doa yang dapat dimengerti maknanya.

Melakukan sholat hajat pun tidak dibatasi oleh waktu. Kita bisa melaksanakan sholat hajat sesering mungkin.

Hal ini dikarenakan selama masih hidup keinginan dan dan hajat akan terus ada, sehingga sholat dan usaha juga harus tetap dikerjakan beriringan. (aa/smol)

TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA