Selasa, 9 Maret 2021

Masih Ada Zona Merah Covid-19 di Sleman

SMOL.ID, SLEMAN – Pemkab Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menyampaikan peta epidemiologi virus Corona atau COVID-19 di wilayahnya saat ini. Saat ini terdapat 1 kapanewon (kecamatan) yang masuk zona merah Corona.

“Pada Januari rata (zona) merah, kemudian secara bertahap menjadi zona oranye dan kuning, dan sekarang ada zona merah 1 yakni di Kapanewon Kalasan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo saat ditemui di RSUD Sleman, Selasa (23/2/2021).

Sementara zona oranye ada 9 kapanewon dan zona kuning ada 7 kapanewon. Joko menjelaskan jika dirinci hingga tingkat RT, di Sleman tidak ada RT yang berstatus zona merah. Semuanya masuk dalam zona kuning dan hijau.

“RT tidak ada yang merah dan kuning. Yang kuning turun dari sebelumnya ada sekitar 600-an. Saat ini ada 7.441 RT zona hijau dan 551 RT zona kuning,” urainya.

Lebih lanjut, soal masih adanya zona merah di Kapanewon Kalasan, Dinkes kemudian melakukan pendalaman. Hasilnya kasus Corona terkait dengan pegawai perusahaan.

“Yang zona merah kita dalami ternyata di Kalasan banyak perusahaan, pegawainya ngekos dan ada 1 positif yang kemudian menularkan,” jelasnya.

Saat ini di Kalasan, Sleman, lanjut Joko, terdapat 118 kasus aktif COVID-19. Dari ratusan orang yang positif, mayoritas merupakan karyawan dan lokasinya tersebar. Jika dirinci hingga tingkat RT, Joko menyebut tidak ada RT di Kalasan yang masuk zona merah.

Sementara untuk karyawan yang terkonfirmasi positif COVID-19 kebanyakan menjalani isolasi mandiri. Sedangkan sisanya ada yang diisolasi di asrama haji.

“Jadi 118 kasus tapi tersebar, di tingkat RT tidak merah. Itu kasus yang masih aktif tapi tidak semua karyawan,” paparnya.(lin/smol/dtc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA