Rabu, 21 April 2021

Ibas ke Pendukung KLB: Terima Kasih atas Good Words, Saya Dukung AHY

SMOL.ID, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) meminta tidak ada pihak yang mengadu domba dirinya dengan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terkait isu dualisme kepemimpinan di internal partai. Meski begitu, Ibas tetap mengucapkan terima kasih atas ‘good words’ yang disampaikan oleh berbagai pihak, termasuk para pendukung kongres luar biasa (KLB) atas dirinya.

“Jangan diadu-adu antara saya dgn Mas AHY yg juga kakak saya sendiri. Ucapan Terima Kasih atas “GOOD WORDS out there” tapi, Mohon Maaf, tolong jangan adu domba saya ya”,” tulis Ibas melalui akun Twitternya @Edhie_Baskoro seperti dilihat, Sabtu (27/2/2021),

Ibas meminta tidak ada pihak yang membunyikan isu adu domba antara dirinya dan AHY. Dia memastikan Partai Demokrat hingga kini tetap solid.

“Dulu saya pernah bilang kalau adu domba hanya ada di lapangan domba” Jadi, Jangan di-“spin” isyu & diadu-adu antara saya dengan Mas AHY. InsyaAllah PD Solid, Setia & Waspada semua,” tutur Ibas.

Kemudian Ibas menyebut para pengurus partai dari pusat hingga daerah, bahkan dirinya, kompak menghadapi upaya pengambilalihan kepemimpinan AHY. Dia mengaku mendukung penuh AHY sebagai ketum.

“Jajaran pengurus Partai Demokrat, pusat & daerah, tmsk saya, kompak & bersatu utk hadapi Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan PD yg sah. Kami juga Setia & Mendukung penuh Ketua Umum AHY,” ucap Ibas.

Good words yang disinggung Ibas sebetulnya pernah disampaikan oleh sejumlah pihak di tengah polemik pengambilalihan Partai Demokrat. Salah satunya politikus senior Partai Demokrat (PD) Darmizal.

Saat itu Darmizal menanggapi terkait ketidakhadiran Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas di konferensi pers soal isu kudeta partai. Darmizal menyebut Ibas lebih berpengalaman dari kader-kader baru di Partai Demokrat.

“Yang saya pahami, Mas Ibas itu menjadi kader Partai Demokrat, jauh lebih awal ketimbang banyak pengurus hari ini. Dia sudah berpengalaman menjadi ketua fraksi, berpengalaman sebagai anggota fraksi, berpengalaman menjadi sekjen, dan berpengalaman banyak hal di parlemen,” kata Darmizal di Restoran Dapur Sunda Mal Bellagio, Jaksel, Selasa (2/2/2021).

Selain itu, menurut Darmizal, Ibas lebih disukai lingkup internal Partai Demokrat. Ibas juga disebut sebagai pribadi yang inklusif.

“Tergantung, tergantung, tergantung. Seseorang pemimpin itu disenangi, bagaimana karakternya bisa meng-uwongke para kader, para sahabatnya. Itu kata kuncinya,” kata

“Itu kalau saya ya (bertemu Ibas), kalau yang lain saya tidak begitu (tahu). Tapi dengan Mas Ibas, saya lihat lebih well inform, lebih inklusif, gitu ya, dalam berdiskusi dan bertemu banyak orang,” lanjutnya.

Bukan hanya Darmizal, Kader Muda Demokrat (KMD) juga sempat memberi dukungan kepada Ibas untuk memimpin Partai Demokrat. KMD saat itu mendukung Moeldoko sebagai Ketum, sementara wakilnya adalah Ibas.

“Kita melihat ada proses regenerasi yang berjalan, harus ada proses regenerasi yang berjalan di partai. Alasan kita memilih Mas Ibas (karena) telah melakukan proses kaderisasi, beliau dari bawah. Bahkan pernah bersama KMD, dan sering berdiskusi serta interaksi,” kata Ketua Umum DPP Kader Muda Demokrat Aswin Ali Nasution di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (25/2/2021).(lin/smol/dtc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA