Rabu, 21 April 2021

Densus 88 Sita Pistol Rakitan-Samurai dari 12 Terduga Teroris di Jatim

SMOL.ID, JAKARTA – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 12 terduga teroris di wilayah Jawa Timur pekan lalu. Sejumlah barang bukti disita polisi mulai dari pistol rakitan hingga samurai.

“Dari kegiatan-kegiatan tersebut, telah diamankan barang bukti, antara lain lima puluh butir peluru 9 mm, satu pistol rakitan jenis FN,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (1/3/2021).

“Kemudian juga bendera daulat, baik berwarna hitam maupun berwarna putih sebanyak empat bendera, pisau delapan, samurai dua, golok tiga, dan senjata tajam lainnya berbentuk busur lebih-kurang 23 dijadikan barang bukti,” sambungnya.

Selain itu, Rusdi mengungkap bagaimana ke-12 terduga teroris yang masuk ke jaringan Jamaah Islamiyah (JI) ini mendapatkan senjata. Menurutnya, mereka melihat peluang dengan mengembangkan kemampuan sendiri berhubung kesulitan mendapat senjata pabrikan.

“Yang jelas, mereka melihat peluang. Ketika peluang untuk mendapatkan senjata pabrikan itu sulit, mereka senantiasa mengembangkan kemampuan yang ada dalam kelompok itu. Kemampuan membuat senjata, merakit bom. Kemampuan-kemampuan inilah yang ditelurkan dari satu kelompok ke kelompok lain, ini yang mereka gunakan. Sehingga banyak aktivitas mereka itu semua menggunakan senjata rakitan. Kemudian untuk masalah peluru ini masih didalami sumber daripada amunisi tersebut oleh Densus,” tutur Rusdi.

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri menangkap 12 orang terduga teroris di Jatim. Mereka yang ditangkap itu diduga terafiliasi dengan jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI).

“(Sebanyak 12 terduga teroris yang ditangkap) Jamaah Islamiyah (JI),” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono saat dimintai konfirmasi detikcom, Sabtu (27/2).

Adapun ke-12 terduga teroris itu adalah UBS alias F, TS, AS, AIH alias AP, BR, RBM, Y, F, ME, AYR, RAS, dan MI. Mereka diketahui memiliki peran yang berbeda.(lin/smol/dtc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA