Rabu, 21 April 2021

Bupati Purbalingga Beberkan 7 Program Unggulan Pemerintahan Tiwi – Dono

SMOL.ID – PURBALINGGA – Usai dilantik menjadi Bupati Purbalingga periode 2021 – 2026, Bupati Dyah Hayuning Pratiwi, SE, BEcon, MM menyampaikan Pidato Perdana dihadapan Rapat Paripurna DPRD Purbalingga pada Kamis (4/3).

Didampingi Wakil Bupati Sudono, ST, MT, Bupati Tiwi membeberkan berbagai program unggulan yang bakal diwujudkan selama masa kepemimpinannya. Meski tanpa adanya program 100 hari, Bupati Tiwi berkomitmen segera menggenjot sedikitnya 7 program unggulan sesuai Sapta Cipta Visi Misi Kabupaten Purbalingga.

“Pembangunan Mall Pelayanan Publik dan Smart Goverenment menjadi salah satu program bidang pelayanan publik yang akan segera kami wujudkan. Hal ini sesuai dengan amanat pemerintah pusat dan program unggulan Gubernur Jawa Tengah Bapak Ganjar Pranowo,” katanya di Ruang Rapat Paripurna DPRD Purbalingga.

Program unggulan lainnya, lanjut Bupati Tiwi, adalah program penurunan kemiskinan dan pengangguran. Program ini akan diwujudkan melalui peluncuran Kartu Pra Kerja Purbalingga dan Pemberian Santunan Kematian Bagi Masyarakat Purbalingga yang kurang mampu. Kartu Pra Kerja Purbalingga akan diberikan kepada masyarakat yang kehilangan pekerjaan pasca covid-19 namun belum mendapat bantuan dari pemerintah pusat.

Dibidang Ekonomi, lanjutnya, telah disiapkan stimulan bagi Kelompok Tani, kelompok UMKM dan pegiat wisata yang akan diberikan hibah Rp 10 – 30 juta untuk memastikan bidang perekonomian khususnya pertanian, umkm dan pariwisata mampu terus bergerak memulihkan ekonomi masyarakat.

“Peningkatan kesejahteraan guru honorer per Januari 2021 sudah mendapat tambahan honor dari pemkab menjadi Rp 1,3 juta. Ini menjadi program unggulan di bidang pendidikan dan kesehatan termasuk pemberian insentif bagi guru-guru di pondok pesantren serta penyediaan ambulance desa,” paparnya.

Selain itu, untuk meningkatkan Indek Pembangunan Manusia (IPM) pihaknya telah menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi dan sejumlah lembaga. Satu diantaranya menjalin MoU dengan Universitas Islam Negeri (UIN) yang akan membangun Universitas di Purbalingga. Selain itu juga tengah dibangun penjajagan dengan Perserikatan Muhammadiyah untuk membangun Institut Tekhnologi dan Bisnis Muhammadiyah Purbalingga (ITB MP). Proses MoU ini tidak lama lagi akan segera selesai.

“Jika kedua institusi pendidikan ini hadir di Purbalingga Saya yakin akan mampu meningkatkan IPM Kabupaten Purbalingga,” katanya.

Dua program lainnya, lanjut Bupati, adalah program pembangunan desa dan program bidang insfrastruktur. Untuk program pembangunan desa akan ada insentif tambahan kepada para ketua Rukun Tetangga yang menurut Bupati Tiwi akan inten dilibatkan dalam semua proses pendataan oleh pemerintah. Berikutnya adalah program Desa Tematik dimana 224 desa di Purbalingga diharapkan memiliki unggulan one village one product (OVOP) dan mampu membranding produk unggulannya itu.

Di bidang infrastruktur diprogramkan pengembangan ruang terbuka hijau (RTH) atau taman kota di wilayah kecamatan, pembangunan dan peningkatan akses jalur wisata serta pembangunan gedung kesenian. “Kami juga berkomitmen menyelesaikan pekerjaan rumah penyelesaian pembangunan GOR Indoor, Gedung DPRD, dan Islamic Center. Dalam periode ini harus dapat diselesaikan agar dapat bermanfaat dan dinikmati oleh seluruh masyarakat,” jelasnya.

Masih dibidang infrastruktur dasar seperti jalan dan penyediaan lampu penerangan jalan juga akan terus didorong percepatanya. Termasuk pembangunan akses jalan wisata sebagai respon persiapan beroperasinya Bandara Jenderal Besar Soedirman di kawasan Lanud JB Soedirman Wirasaba. Rencananya penerbangan komersial perdana di Bandara dengan panjang landasan 1600 meter dan lebar 30 meter ini akan dimulai tanggal 22 April 2021 mendatang. Humas Protokol Purbalingga (Hr/Dimas/aa/smol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA