Beranda News Jateng - DIY Polres Temanggung Tangkap 5 Pengedar dan Pemakai Narkoba

Polres Temanggung Tangkap 5 Pengedar dan Pemakai Narkoba

0
Polres Temanggung Tangkap 5 Pengedar dan Pemakai Narkoba
Operasi Antik Candi 2021 Polres Temanggung berhasil ungkap lima kasus sabu-sabu. (ANTARA/Heru Suyitno)

SMOL.ID, TEMANGGUNG – Polres Temanggung tangkap 5 orang diduga pengedar dan pemakai sabu dalam operasi antik candi 2021. Tiga orang diduga sebagai pengedar adalah P alias Ateng, TGW alias Bebek, dan AY, sedangkan dua orang pemakai yakni ​QOM dan IVD.

Kapolres Temanggung AKBP Beny Setyowadi mengatakan, kelima tersangka ditangkap di tempat yang berbeda. Dari penangkapan itu polisi menyita 91,38 gram sabu, 8 butir diazepam.

“Kami akan terus mengembangkan kasus ini karena ada indikasi melibatkan jaringan antarwilayah. Kami juga masih mengejar beberapa yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” kata Beny Setyowadi, Kamis (8/4/2021).

Beny mengungkap tersangka AY merupakan Warga Desa Kalikuto, Kecamatan Grabag, ia bertugas menjual sabu dalam bentuk paket. Satu paket berisi 0,94 gram dikemas dalam sedotan yang dipotong pendek.

Tersangka Ateng yang ditangkap di tempat parkir RSUD Temanggung 17 Maret 2021. Ia diduga sebagai pengedar dan telah menjual sabu serta pil koplo kepada IVD seorang pemakai yang ditangkap sebelumnya.

Polisi menyita 0,32 gram sabu dan 4 butir diazepam tablet dari Ateng.

Pengedar sabu lainnya Bebek ditangkap di Jalan Raya Temanggung-Parakan, tepatnya di wilayah Desa Tegalurung, Kecamatan Bulu. Polisi menyita 1,82 gram sabu dari Bebek yang belum sempat terjual.

Ia mengaku mendapat barang haram tersebut dari FZL yang sekarang masih buron.

Kemudian tersangka QOM terindikasi hanya sebagai pemakai dengan barang bukti 1,00 gram sabu.

Selain FZL polisi juga masih memburu Jeck, penyuplai sabu kepada AY.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya mereka masih meringkuk di sel tahanan Mapolres Temanggung.

Mereka dijerat Pasal 114 ayat (1), subsider Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak 10 miliar. (lin/smol/ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here