Rabu, 23 Juni 2021

Ribuan Orang Shalat Tasbih di Masjid Agung Semarang Kauman  

SMOL.ID – SEMARANG – Ribuan orang mengikuti Shalat Tasbih malam 27 Ramadhan di Masjid Agung Semarang (MAS) Kauman, Sabtu malam (8/5).

Jamaah tidak hanya memadati ruang utama tetapi meluber hingga halaman bahkan di jalan di depan masjid. ‘’Malam ini luar biasa, melebihi shalat Jumat,’’ kata Ketua Umum Yayasan MAS Ir KH Khammad Maksum.

Meski melibatkan ribuan orang, pengurus takmir tetap menerapkan protokol kesehatan. Antara lain memakai masker, shaf yang direnggangkan, diumumkan tidak ada salam-salaman, disiapkan cairan handsanitizer dan alat pengukur panas badan (termogun).

‘’Alhamdulillah semua mematuhi protkol kesehatan,’’ kata pengurus KH Muhaimin.

Shalat Tasbih diimami KH Hanief Ismail Lc, sedang doa dipimpin motivator Dr H Darwito SE MM ELP. ‘’Selama Ramadhan kami menggelar Shalat Tasbih di malam-malam ganjil yaitu 21, 23, 25, 27 dan 29,’’ kata Gus Khammad.

Hanya kedatangan jamaah malam 27 Ramadhan tergolong sangat istimewa karena jumlah yang hadir melebihi shalat Jumat. ‘’Moga-moga mereka mendapat fadhilah pahala Lailatul Qadar yang melebihi seribu bulan,’’ katanya.
 
Shalat Tasbih

Di antara jamaah tampak Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Ketua Kadin Jateng Kukrit Suryo Wicaksono, Ketua Baznas, Arnaz Agung, anggota DPRD Jateng Dapil Semarang Agung Budi Margono, Pengasuh Pondok Pesantren Life Skill Daarunnajah Dr KH Ahmad Izzuddin, Sekretaris MUI Jateng Agus Fathuddin Yusuf, Pengurus Kadin H Mukhlisiyata dan Habib Hamzah AlMusawwa, dan lain-lain.

Sambil menunggu kehadiran jamaah, Wali Kota duduk-duduk minum kopi di depan Masjid Kauman. Hendrar Prihadi merasa gembira karena semangat umat Islam Kota Semarang untuk mendapatkan Lailatul Qadar sangat tinggi. Buktinya, mereka merelakan tidak tidur semalaman untuk menunaikan Shalat Tasbih berjamaah di masjid.

‘’Yang lebih membahagiakan, di tengah kekhusyukan itu, jamaah tetap menjaga protokol kesehatan,’’ kata Hendi.

Shalat Tasbih baru dimulai pukul 00.30 dan berakhir sekitar pukul 02.00 dinihari. Para jamaah tidak melewatkan kesempatan bersama Wali Kota. Mereka mengajak bersalaman dan foto bersama.

Shalat Tasbih juga dilaksanakan Pengurus Takmir Masjid Raya Baiturrahman Simpanglima Semarang. Sebagai imam KH Nur Khafidzin AlHafidz.

Ketua Umum MUI Jawa Tengah Dr KH Ahmad Darodji MSi merasa gembira melihat ghirah semangat umat Islam mengisi kegiatan ibadah di malam-malam terakhir bulan suci Ramadan.

‘’Umat sudah rindu untuk melaksanakan kegiatan ibadah seperti saat suasana normal,’’ katanya.

Namun dia tetap mengingatkan karena masih dalam suasana pandemi Covid-19, umat harus tetap menjaga protokol kesehatan secara maksimal. Demikian pula pada saat nanti melaksanakan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1442H agar tetap menjaga protokol kesehatan dengan baik. (aa/smol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA