Sabtu, 24 Juli 2021

DPRD DIY Desak Pemda Segera Alokasikan Anggaran Agar PPKM Mikro Optimal di Lapangan

Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto. (Foto : Smol.id/dok)

SMOL.ID – YOGYAKARTA – Sejak beberapa hari terakhir ini, kasus positif Covid-19 di Yogyakarta mengalami kenaikan cukup signifikan. Bahkan Rabu (16/6) mengalami kenaikan cukup tinggi dibanding hari-hari biasanya, yaitu 534 kasus positif.

Sehingga total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi 50.151 kasus. Sementara kasus sembuh sebanyak 278 kasus, sehingga total sembuh menjadi 44.573.

Sementara dihari yang sama orang meninggal ada sebanyak 15 kasus, sehingga total kasus meninggal menjadi 1312 orang.

“Fakta kenaikan 534 kasus positif dan 15 meninggal konfirm Covid hari ini harus segera disikapi secara cepat, tegas dan bijak,” ujar Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan, Kamis (17/6).

Eko Suwanto, yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan, Kota Yogyakarta, intinya pemda harus bekerja lebih keras lagi dengan didukung disiplin masyarakat untuk memutus mata rantai penularan Covid.

”Kita harapkan seluruh aparatur disemua tingkatan dapat melaksanakan Instruksi Gubernur Nomor 15/INSTR/2021 secara sungguh sungguh dan disiplin tinggi,” ujar Eko Suwanto menegaskan.

Lebih lanjut Eko Suwanto menambahkan, pada prinsipnya pemda harus lebih kerja keras lagi memastikan PPKM Mikro dilaksanakan secara konsisten dengan dukungan pengawasan dan disiplin tinggi serta anggaran yang memadai.

”Pemda dan aparatur dilapangan dalam melaksanalan Instruksi Gubernur tersebut harus segera mendapatkan dukungan anggaran secara memadai. Sesuai instruksi gubernur point ke 7, anggaran harus segera disiapkan sesuai tingkatannya agar PPKM Mikro dapat dilaksanakan dengan baik,”ujar Eko Suwanto

Eko Suwanto juga mengatakan, pihaknya masih mendapatkan laporan adanya tempat keramaian yang buka sampai malam melebihi batas waktu sebagaimana diatur dalam Instruksi Gubernur Nomor 15/INSTR/2021.

“Untuk itu, pemda harus lebih intensif lakukan pengawasan dan pengendalian pusat pusat keramaian dengan disiplin protokol kesehatan yang sangat ketat. Kita ajak masyarakat disiplin tinggi dalam melaksanakan protokol kesehatan dan melaporkan ke aparat jika terjadi pelanggaran protokol kesehatan,” katanya.

”Pemda harus tegas atasi segala pelanggaran prokes dan pelanggaran Instruksi Gubernur ini. Kita harapkan sinergi Pemda dengan TNI dan Polri terus ditingkatkan dalam rangka penegakan protokol kesehatan di masyarakat, ” tambah Eko Suwanto Rabu 16 Juni 2021. (Rangga Permana/aa/smol)

TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA