Sabtu, 24 Juli 2021

Antisipasi Covid 19, Pengambilan Rapor Murid MI Muhammadiyah Dibagi Dua Hari

SMOL.ID – KARANGANYAR – Untuk mengantisipasi penyebaran covid-19, penerimaan rapor kenaikan kelas di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Karanganyar, dilakukan selama dua hari Sabtu dan Minggu (19-29/6) dengan lima sesi. Cara ini dilakukan mengingat banyaknya murid MI Muhammadiyah Karanganyar sejumlah 1.467 orang.

Selain itu, acara penerimaan rapor dilakukan dengan prosedur protokoler ketat yakni begitu wali murid masuk langsung dihentikan sementara oleh Satpam sekolah, dites suhu badan dan disemprot dengan hand sanitizer. Juga disediakan masker gratis untuk mengantisipasi jika terdapat wali murid tidak memakai masker.

Untuk mengantisipasi agar jarak aman, penerimaan rapor semua kelas mulai kelas 1-5 dilakukan di Aula yang kapasitasnya besar namun kursi ditata
berjarak masing-masing satu setengah meter.

Kepala Sekolah MI Muhammadiyah Karanganyar, Marjiyanti mengatakan untuk penerimaan rapor kenaikan kelas sebanyak 1.200-an anak, sedangkan sisanya sebanyak 270-an anak kelas enam.

“Kami memahami karena banyaknya murid maka tiap ada acara apapun termasuk penerimaan rapor selalu mengedepankan aspek standar protokol kesehatan karena itu vital dan Alhamdullilah selama ini aman tak satupun ada kasus positif covid di MI Muhammadiyah Karanganyar, katanya, Minggu (20/6).

Marjiyanti menjelaskan selama proses pengambilan rapor berjalan, 30 menit sekali dilakukan jeda untuk penyemprotan hingga berjalan sehingga nyaman dan tidak perlu khawatir karena ada sterilisasi. Bahkan dirinya tidak segan-segan langsung mendatangi para wali murid yang terlihat berkerumun untuk disarankan segera pulang mengingat giliran sesi berikutnya dimulai.

Dijelaskan selama dua hari penerimaan rapor dibagi dua sesi yakni sesi pertama Sabtu untuk kelas 1 dan kelas 2, sedangkan kelas 3-5 dilaksanakan pada Minggu. Itupun setiap sesi bertahap karena per kelas terdiri 7 ruang yakni kelas A-G maka digilir per tiga ruang setiap sastu sesi berdurasi maksimal satu jam sehingga proses pengambilan raport memakan waktu lama namun dihindari antrean.

Sementara itu terkait tahun ajaran baru 2021, diakui Marjiyanti meskipun peminatnya banyak dan tergolong sekolah favorit, MI Muhammadiyah tetap selektif dalam menerima murid. Diketahui untuk tahun ajaran ini dalam tiga kategori kelas siap menampung murid baru yakni Kelas Tahfidz, Kelas Bilingual dan Kelas Reguler.

Menurut Marjiyanti selama kurun waktu 10 tahun ini MI Muhammadiyah Karanganyar tergolong kesohor dalam hal olimpiade matematika diberbagai tingkatan dan bukan hanya tingkat regional tapi sering menyapu juara satu se Asia.

“Ya minimal untuk olimpiade Se Asia MI Muhammadiyah Karanganyar masuk tiga besar,” ujarnya.(joko dh/aa/smol)

TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA