Minggu, 25 Juli 2021

40 ASN Pemkot Yogya Terpapar Covid-19, Kantor Dinsosnakertrans Lockdown

SMOL.ID, YOGYAKARTA – Jumlah pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta yang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 terus bertambah menjadi total 40 orang. Paling banyak dari Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (dinsosnakertrans) sebanyak 30 orang. Sehingga memaksa aktivitas di kantor itu dihentikan total.

“Totalnya ada sekitar 40 kasus yang tersebar di beberapa instansi. Paling banyak ditemukan di Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kota Yogyakarta dengan 30 kasus sampai saat ini,” kata Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Senin.

Akibat tingginya penularan di dinas itu, maka dilakukan kebijakan karantina wilayah di kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta yang berada di kompleks Balai Kota Yogyakarta.

Penularan COVID-19 di Dinsosnakertrans di empat dari total lima bidang kerja. Hanya satu bidang yaitu Tenaga Kerja dan Hubungan Industrial hingga saat ini tidak ditemukan penularan.

Dugaan sementara, tingginya kasus di dinas itu berasal dari kegiatan pemeriksaan berkas-berkas laporan dari masyarakat, termasuk laporan mengenai warga yang menjalani isolasi mandiri.

“Tetapi, untuk memastikannya perlu dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Apakah mungkin juga disebabkan adanya varian baru,” katanya.

Selain itu, temuan kasus covid-19 juga terjadi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sebanyak satu kasus, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dua kasus, BPBD dua kasus, sekretariat dua kasus.

Khusus di BPBD Kota Yogyakarta, temuan kasus berasal dari tim yang bertugas melakukan pemakaman dengan prosedur COVID-19.

“Dari tujuh orang dalam satu regu, ada dua yang terkonfirmasi positif. Satu regu itu kemudian diliburkan untuk ‘recovery’,” katanya.

Karena ada tim pemakaman yang diliburkan, maka layanan pemakaman dengan prosedur COVID-19 dimintakan bantuan ke tim BPBD DIY.

Heroe tidak menampik jika terjadi fenomena penularan kasus yang cukup cepat di Kota Yogyakarta dalam dua pekan terakhir.

“Jika dilihat dari grafik kasus mingguan, maka dalam dua pekan terakhir ada peningkatan sekitar 200 persen. Pekan sebelumnya 130 kasus dan pekan ini ada 380 kasus,” katanya.

Pada Senin, terdapat tambahan 80 kasus terkonfirmasi COVID-19, dengan 41 pasien sembuh atau selesai isolasi, tidak ada tambahan pasien meninggal dunia. Total kasus aktif COVID-19 di Yogyakarta tercatat 811 kasus dengan 809 pasien isolasi dan dua rawat inap.

Keterisian selter pusat di Tegalrejo tercatat sekitar 90 persen. Pihaknya meminta wilayah menyediakan selter dengan memanfaatkan Balai RK atau Balai RW.(lin/smol/ant)

TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA