Minggu, 25 Juli 2021

Gelar Razia Prokes, 194 Pelanggar di Pekalongan Diminta Jumping Jack

SMOL.ID, PEKALONGAN – Mengantisipasi penyebaran covid-19 Pemkot Pekalongan rutin menggelar razia prokes. 194 orang terjaring dalam razia itu mendapatkan sanksi jumping jack.

Kepala Satuan Polisi Pamong (Satpol PP) Praja Kota Pekalongan Sri Budi Santosa mengatakan, pada kegiatan pengendalian dan pengawasan penegakan prokes pihaknya melibatkan TNI dan Polri.

“Hasilnya, kami menjaring 194 pelanggar prokes. Mereka yang terjaring diberikan sanksi ‘jumping jack’ untuk memberikan efek jera,” katanya, Selasa.

Menurut dia, pada kegiatan operasi yustisi tersebut difokuskan pada sejumlah titik keramaian seperti Pasar Krempyeng, pasar Sorogenen, Jalan Nusantara, Pasar Kuripan, kawasan Mataram, dan pasar Banyurip.

Di lokasi Pasar Krempyeng, pasar Sorogenen, Jalan Nusantara, kawasan Mataram, dan Pasar Kuripan, petugas memberikan sanksi kepada 127 pelanggar protokol kesehatan sedang di Pasar Banyurip sebanyak 67 pelanggar.

Sri Budi mengatakan tingkat kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan cenderung masih rendah sehingga tim satuan tugas penanganan Covid-19 terus menggencarkan operasi yustisi.

“Satgas COVID-19 bersama sejumlah instansi terkait akan terus memberikan sosialisasi dan peringatan kepada masyarakat agar mereka patuh pada protokol kesehatan, apalagi penyebaran kasus COVID-19 di daerah cenderung meningkat,” katanya.

Ia menambahkan penanganan Covid-19 menjadi tugas bersama sehingga masyarakat diharapkan mematuhi protokol kesehatan dan menjalankan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan menggunakan sabun, jaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas aktivitas.(lin/smol/ant)

TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA