Minggu, 25 Juli 2021

Metamorfosis, dari Guru Menjadi Peneliti

Oleh: Dwi Widiyastuti, M.Pd*)

SMOL.ID – Bergulirnya Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6757 Tahun 2020 tentang Penetapan Madrasah Penyelenggara Riset merupakan tantangan tersendiri. Madrasah riset dilaksanakan dengan tujuan mengembangkan potensi, bakat, dan minat peserta didik madarasah dalam riset atau penelitian ilmiah. Madrasah yang ditunjuk harus menyelenggarakan kelas riset dalam pembelajarannya. Mau tidak mau, siap atau tidak siap harus dilaksanakan untuk menggali potensi siswa dalam menjawab tantangan zaman.

Tindakan meneliti atau riset sebenarnya sudah tidak asing di telinga. Bisa dibayangkan, penelitian pasti dilakukan oleh seorang ahli atau profesor di laboratorium dengan metode ilmiah yang rumit dan kompleks. Bukan orang sembarangan yang bisa melakukan sebuah penelitian. Padahal penelitian bisa dilakukan oleh siapa saja tentunya dengan prosedur dan ketententuan yang berlaku. Tindakan seperti ini sering dianggap bukan bagian dari kinerja guru.

Kelas adalah laboratorium yang dimiliki oleh guru. Di dalam kelas aktivitas yang dapat dilakukan dari mendengarkan, mengamati, membuat hipotesis, dan menganalisis situasi kelas untuk memulai pembelajaran. Kegiatan ini guru lakukan agar dapat merubah dan memperbaiki kualitas pembelajaran dalam kelas.

Guru sudah sering melakukan tindakan penelitian di kelas. Tak jarang banyak yang sering mencatat semua kegiatan yang terjadi di kelas sebagai bahan laporan. Namun, guru dalam menjalankan penelitian tidak serius. Penelitian hanya sekedar uji coba tanpa pendekatan struktural konseptual yang jelas dan terstruktur. Al hasil penelitian di kelas tidak efektif, dan kesalahan terus diulang dari tahun ke tahun.

Adanya sekolah riset sebagai wahana guru mengaplikasikan masalah yang dihadapi dalam bentuk laporan ilmiah. Tentu bekal awal guru adalah tahu sistematika penulisan ilmiah yang benar. Selingkung penulisan juga harus disesuaikan. Bekal pengetahuan dan bidikan masalah yang jitu karena berimbas pada anak didik. Guru harus lebih tahu seluk beluk karya ilmiah setelah itu baru diajarkan ke anak didik.

Konsep dan gagasan guru sebagai peneliti selaras dengan visi guru sebagai pelaku perubahan. Gagasan guru membuat guru lebih aktif memproduksi pengetahuan yang sangat penting dalam mengembangkan kemampuan dirinya. Hal ini akan memperkaya khasanah ilmu yang sedang dipelajari sehingga semakin berkembang.

Mengembangkan diri menjadi guru peneliti tidak bisa dilakukan secara individu. Madrasah sebagai tempat untuk menuangkan ide dan gagasan dalam menulis karya ilmiah harus terakomodasi dengan baik. Menjadi guru peneliti mengambarkan bahwa di madrasah ada sebuah budaya kerja sama profesional yang saling mendukung. Di sini nanti akan muncul ide atau gagasan yang brilian yang dapat dikembangkan menjadi sebuah penelitian.

Beberapa strategi sederhana yang dapat diterapkan oleh guru peneliti: pertama dokumentasi proses yang baik. Dokumen sangat penting karena dokumen adalah jejak pertama yang bisa dipertanggungjawabkan dalam penelitian, kedua pemetaan persoalan. Penelitian berawal dari masalah. Masalah ini yang akan dijadikan bahan untuk menulis karya ilmiah. Ketiga, Pengumpulan data. Data dikumpulkan untuk menguatkan hipotesis yang ada dalam sebuah karya ilmiah.Keempat, membuat hipotesis dengan mengajukan pertanyaan yang terkait dengan masalah. Kelima, menguji alternatif pemecahan masalah dan mencoba melihat tanggapan, reaksi dan hasil dari permasalahan yang diajukan.

Menjadi guru peneliti merupakan aktualisasi diri sebagai perilaku perubahan dan pendidik yang berkarakter. Apabila guru gemar melakukan riset maka bukti bahwa tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan. Madrasah riset yang tercipta bisa melahirkan ilmu-ilmu baru sebagai bahan referensi untuk kemajuan anak didik, guru, dan madrasah itu sendiri. Jadilah guru sekaligus peneliti agar kemanfaatan ilmu yang dhasilkan dapat sepenuhnya dirasakan oleh semua warga sekolah dan masyarakat. (aa/smol)

*)Dwi Widiyastuti, M.Pd
Pendidik MTs N 2 Banjarnegara

TERKAIT

11 KOMENTAR

  1. Semangat terus untuk berinovasi tanpa henti dengan penelitian-penelitian demi semakin majunya pendidikan di Indonesia. Dan selamat untuk menjadi peneliti yang handal dan hebat…

  2. Menginspirasi para pendidik bu πŸ‘πŸ‘…..mengajar sambil mengukur pencapaian materi dan perilaku pembelajar, selanjutnya bisa untuk masukan efektivitas KBM

    Selamat berkarya bu Wiwi…🌷🌷🌷

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA