Sabtu, 24 Juli 2021

Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Banyumas Nyaris Penuh

SMOL.ID, BANYUMAS – Tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy ratio atau BOR) untuk pasien Covid-19 di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, telah mencapai 88,78 persen. Karena sudah menipis, dalam waktu dekat jumlah kamar akan ditambah.

“Belum (penuh, red.). 88 persen,” kata Bupati Banyumas Achmad Husein di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis siang.

Menurut dia, jumlah tempat tidur untuk pasien Covid-19 dalam waktu dekat akan bertambah sebanyak 130 unit.

“Besok tambah 130. Margono (RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto, red.) 30, RS Darurat (Hotel Rosenda, red.) 100,” katanya.

khusus RS Darurat Hotel Rosenda akan ditambah secara bertahap hingga mencapai 330 tempat tidur.

Sementara dalam Instagram pribadinya yang telah terverifikasi (ir_achmadhusein), Husein pada Kamis siang menuliskan “BOR (bed occupancy ratio) sekarang untuk Banyumas 88,78 %, dalam sehari naik 20%. Bismillah semoga kami dapat mengatasinya dengan baik”.

Dalam Instagram tersebut, dia juga menampilkan info grafis mengenai kondisi COVID-19 di Kabupaten Banyumas per tanggal 24 Juni 2021.

Kondisi tempat tidur di Ruang Intensive Care Unit (ICU) yang mencapai 72 unit, telah terpakai 39 unit.

Pasien COVID-19 di Ruang ICU yang berkartu tanda penduduk Banyumas sebanyak 26 orang (66,6 persen), sedangkan yang ber-KTP luar Banyumas sebanyak 13 orang (33,4 persen), sehingga BOR di ICU sebesar 53,42 persen.

Kondisi tempat tidur di ruang isolasi pasien COVID-19, dari total 740 unit, yang terisi sebanyak 657 tempat tidur, sehingga BOR mencapai 88,78 persen.

Pasien di ruang isolasi yang ber-KTP Banyumas sebanyak 450 orang (68,5 persen), sedangkan yang ber-KTP luar Banyumas sebanyak 207 orang (32,5 persen).

Pemerintah Kabupaten Banyumas menyiapkan Hotel Rosenda di Baturraden sebagai rumah sakit darurat untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19.(lin/smol/ant)

TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA